Namun, pesawat tersebut bukanlah pesawat kepresidenan, melainkan milik TNI Angkatan Udara (AU).
Menurut Teddy, pesawat TNI AU itu digunakan untuk mengangkut perangkat Presiden yang turut mendampingi dalam kunjungan ke luar negeri, terutama pada awal-awal masa pemerintahan Prabowo.
“Untuk apa? Karena sesuai undang-undang, sesuai aturan, harus ada Paspampres, harus ada protokol, ada tim dokter, ada tim Kementerian Luar Negeri, ada wartawan, dan sebagainya,” jelas Teddy.
Ia menegaskan bahwa keberadaan pesawat tersebut semata-mata untuk mendukung kelancaran tugas kepresidenan dan bukan berarti Presiden menggunakan dua pesawat kepresidenan.
Sudah setahun gunakan satu pesawat
Lebih lanjut, Teddy memastikan bahwa dalam kurun waktu sekitar satu tahun terakhir, Presiden Prabowo secara konsisten hanya menggunakan satu pesawat kepresidenan untuk kunjungan ke luar negeri.
“Pada faktanya, sejak sudah satu tahun ini, Presiden Prabowo ke luar negeri jarak jauh selalu menggunakan satu pesawat kepresidenan,” tandasnya.
Baca Juga: Viral boneka ‘kuda menangis’ laris manis jelang Imlek 2026, dinilai wakili perasaan pekerja kantoran
Pesawat tersebut, lanjut Teddy, merupakan maskapai nasional kebanggaan Indonesia, Garuda Indonesia, dengan tipe Boeing 777 yang disiapkan sesuai standar keselamatan dan protokol kenegaraan.
Dengan klarifikasi ini, Teddy berharap masyarakat tidak lagi terpengaruh oleh informasi yang tidak akurat terkait penggunaan fasilitas negara oleh Presiden dalam menjalankan tugas kenegaraan di luar negeri.***
Artikel Terkait
Seskab Teddy: Kehadiran Presiden Prabowo di KTT BRICS jadi tonggak sejarah diplomasi Indonesia
Seskab Teddy dan Menteri Imipas dorong layanan imigrasi yang cepat, transparan, dan mudah diakses
Pengamat: Prabowo pilih Teddy jadi Seskab dengan standar tinggi, bukan sekadar kedekatan
Pengamat: Gaya empatik Seskab Teddy dinilai ciptakan birokrasi baru yang lebih dekat dengan rakyat
Prabowo ingatkan pentingnya swasembada energi dan pangan: Kelapa sawit bisa jadi BBM
Operasional RS belum optimal, Menkes minta Prabowo prioritaskan dapur umum untuk tenaga kesehatan
Pakar nilai peran Seskab Teddy penting redam persepsi negatif penanganan bencana Sumatera