Pakar nilai peran Seskab Teddy penting redam persepsi negatif penanganan bencana Sumatera

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Rabu, 24 Desember 2025 | 11:53 WIB
Sekretaris Kabinet (Seskab) RI, Teddy Indra Wijaya dinilai berupaya menjawab keresahan publik terkait penanganan bencana di Sumatera (Dok. Setkab RI)
Sekretaris Kabinet (Seskab) RI, Teddy Indra Wijaya dinilai berupaya menjawab keresahan publik terkait penanganan bencana di Sumatera (Dok. Setkab RI)

GENMILENIAL.ID — Peran Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya dalam menyampaikan progres penanganan bencana di Sumatera dinilai krusial untuk menjawab keresahan publik yang berkembang.

Penjelasan terbuka pemerintah dinilai mampu meredam persepsi negatif yang seolah menggambarkan negara abai dalam penanganan bencana.

Penilaian tersebut disampaikan Pakar Kebijakan Publik Universitas Trisakti, Trubus Rahardiansyah, menanggapi langkah Seskab Teddy yang aktif menginformasikan penanganan bencana Sumatera secara rinci kepada publik.

Baca Juga: ESAI: Pilar keempat demokrasi, menjaga akal sehat publik

“Menurut saya ini momentum luar biasa bagi pemerintah untuk menjelaskan penanganan bencana Sumatera yang selama ini disebut-sebut tidak optimal,” kata Trubus dalam keterangannya, Selasa 23 Desember 2025. 

Pemerintah dinilai bergerak masif

Trubus menilai, pemerintah pusat sejatinya terus bergerak dalam menangani bencana di Sumatera, meskipun tantangan yang dihadapi tidak ringan.

Luasnya wilayah terdampak membuat proses penanganan membutuhkan koordinasi dan sumber daya besar.

Ia menegaskan, kondisi bencana yang terjadi saat ini tidak bisa disamakan dengan peristiwa Tsunami Aceh 2004, ketika pemerintah menetapkan status bencana nasional akibat keterbatasan instrumen penanganan.

Baca Juga: Tak hanya apresiasi, Kang Rey tegaskan sanksi tegas ASN: 12 Orang sudah diberhentikan

“Waktu itu BNPB belum terbentuk, kemudian anggaran APBD juga belum tersedia untuk kondisi tanggap darurat. Sehingga pilihannya memang menetapkan bencana nasional,” jelas Trubus.

Soroti lemahnya kesiapsiagaan daerah

Lebih lanjut, Trubus menyoroti pentingnya kemandirian pemerintah daerah dalam menghadapi bencana.

Menurutnya, situasi di Sumatera justru menunjukkan masih lemahnya kesiapsiagaan daerah, baik pada fase pra-bencana, saat kejadian, maupun pascabencana.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X