Sirine banjir sempat berbunyi, warga Bekasi berlarian dan berkumpul di jembatan pantau ketinggian air

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Jumat, 30 Januari 2026 | 21:21 WIB
Warga Bekasi berlarian saat sirine peringatan banjir berbunyi (Instagram/infojawabarat)
Warga Bekasi berlarian saat sirine peringatan banjir berbunyi (Instagram/infojawabarat)

Menanggapi kejadian tersebut, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto membenarkan bahwa debit air memang sempat mengalami peningkatan meski hujan tidak turun di wilayah Bekasi.

Baca Juga: Rayakan HUT PDIP dan Megawati, DPC PDIP Banyuwangi gelar sedekah alam di petilasan Mbah Kopek

“Alarm peringatan di beberapa titik memang berbunyi sebagai bentuk antisipasi dini. Di Bendungan Kali Bekasi, kami pastikan pengendalian debit air masih terkontrol,” ujar Tri Adhianto, dikutip Jumat, 30 Januari 2026.

Ia menegaskan bahwa sirine bukan untuk menakut-nakuti warga, melainkan sebagai bentuk peringatan agar masyarakat bersiap menghadapi kemungkinan terburuk.

“Mudah-mudahan dengan adanya sirine, warga justru lebih siap. Kita bisa melakukan langkah-langkah antisipasi sejak awal,” jelasnya.

Baca Juga: Viral pasutri merokok sambil gendong bayi di Palmerah, teguran pemotor berujung pemukulan

BPBD pastikan kondisi mulai aman

Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi menyampaikan bahwa kondisi terkini relatif aman dan terkendali.

Tinggi Muka Air (TMA) di Pos Pantau P2C dilaporkan mulai menurun, sementara arus air juga berangsur melemah.

Meski demikian, BPBD tetap mengimbau warga, khususnya yang tinggal di bantaran Kali Bekasi, untuk meningkatkan kewaspadaan dan mengikuti arahan petugas jika terjadi kenaikan debit air secara tiba-tiba.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X