Meski telah berada di tempat yang lebih aman, warga tetap waspada dan tidak berani tertidur karena khawatir banjir susulan.
“Jam dua malam saya dapat kabar, rumah saya dan rumah keluarga yang dekat sungai sudah hanyut semua,” ungkapnya.
Trauma mendalam pascabanjir
Dalam unggahan lainnya, warga tersebut mengaku masih mengalami trauma berat setiap kali hujan turun deras.
“Trauma itu nyata. Teriakan malam itu masih terngiang. Keluarga dan tetangga berlarian menyelamatkan diri. Sekarang kalau hujan deras rasanya takut sekali, takut kejadian itu terulang,” tulisnya.
Ratusan warga terdampak, Pemkab tetapkan status tanggap darurat
Berdasarkan data Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, banjir dan longsor di Desa Penakir menyebabkan:
- 8 rumah hanyut,
- 18 rumah rusak berat,
- 24 rumah rusak sedang,
- 252 kepala keluarga atau 911 jiwa terdampak langsung.
Pemerintah Kabupaten Pemalang pun menetapkan Status Tanggap Darurat Bencana selama 14 hari, terhitung sejak 24 Januari hingga 6 Februari 2026, guna mempercepat penanganan dan pemulihan pascabencana.***
Artikel Terkait
Banjir bandang terjang Desa Penakir Pemalang, rumah dan jembatan rusak
Desa Penakir Pemalang diterjang banjir bandang, warga ungkap kronologi dan dampak parah
Viral warga Kudus berangkat kerja naik perahu saat banjir, warganet nostalgia film Heart
Dua bulan berlalu, warga Pidie Jaya Aceh ungkap bertahan lapar dan haus selama banjir bandang
Terobos banjir, polisi di Pamanukan gotong keranda jenazah warga
Banjir lumpuhkan aktivitas belajar, puluhan sekolah di Pantura terpaksa alihkan KBM ke daring
DPRD Subang turun ke lokasi banjir Pantura, soroti curah hujan tinggi dan sistem drainase