GENMILENIAL.ID — Kepedulian aparat kepolisian kembali terlihat di tengah musibah banjir yang melanda wilayah Kabupaten Subang.
Di tengah genangan air setinggi sekitar 30 sentimeter, Kapolsek Pamanukan AKP Udin Awaludin turun langsung membantu warga dengan menggotong keranda jenazah seorang warga yang meninggal dunia di Desa Mulyasari, Kecamatan Pamanukan pada Rabu, 28 Januari 2026.
Peristiwa itu terjadi saat banjir masih merendam sejumlah permukiman akibat luapan air sungai.
Meski kondisi jalan tergenang dan sulit dilalui, AKP Udin bersama Bhabinkamtibmas Desa Mulyasari, AIPTU Ahmad Syakur, tetap mendatangi rumah duka untuk melaksanakan takziah sekaligus membantu proses evakuasi jenazah.
Polisi terjang banjir demi antar jenazah warga
Almarhum diketahui merupakan seorang warga lanjut usia yang meninggal dunia karena sakit.
Proses pengantaran jenazah sempat terkendala karena akses menuju rumah duka tergenang air banjir.
Tanpa ragu, AKP Udin yang masih mengenakan seragam dinas langsung turun ke lokasi.
Bersama warga sekitar, ia ikut menggotong keranda jenazah dari rumah duka menuju ambulans untuk selanjutnya dibawa ke tempat pemakaman.
Aksi tersebut menjadi sorotan warga sekitar, mengingat kondisi banjir masih cukup tinggi dan menyulitkan mobilitas.
Namun hal itu tidak menghalangi Kapolsek dan jajaran untuk tetap membantu.
Bentuk kepedulian polri di tengah musibah
Artikel Terkait
Warga Pamanukan dihebohkan dugaan pembunuhan, polisi tangkap seluruh pelaku
Tegur pengamen mabuk, warga Pamanukan tewas dikeroyok, polisi tangkap 3 pelaku dalam 12 jam
Jalan Veteran Pamanukan mulai leucir, Bupati Reynaldy tegaskan pembangunan harus adil untuk semua
Banjir kembali rendam Ciasem, kerusakan tanggul jadi sorotan utama
141 Warga mengungsi di bawah Flyover Pamanukan, banjir Sungai Cigadung kembali rendam Desa Mulyasari
Banjir rendam Ciasem, Perumda TRS salurkan bantuan air bersih dan sembako ke warga terdampak
Polwan Polres Subang dan Polsek Pamanukan berikan trauma healing bagi anak korban banjir, ajak bernyanyi hingga menari