Lebaran terancam tanpa ziarah, area makam Desa Pengidam Aceh Tamiang masih tertimbun kayu pascabanjir

photo author
Ghin Ninda Wr, Genmilenial
- Minggu, 11 Januari 2026 | 15:03 WIB
Kondisi Aceh Tamiang yang masih dipenuhi dengan tumpukan kayu pascabanjir bandang (Instagram/si.braay)
Kondisi Aceh Tamiang yang masih dipenuhi dengan tumpukan kayu pascabanjir bandang (Instagram/si.braay)

Lumpur mengering, atap seng berserakan

Tak hanya gelondongan kayu berukuran besar, endapan lumpur tebal yang mulai mengeras juga tampak menutupi area desa.

Baca Juga: Kompol Purn Yayah Rokayah terpilih aklamasi jadi Ketua Harian Inkanas Subang, catat sejarah baru

Potongan kayu berbagai ukuran, atap seng, hingga sisa bangunan terlihat berserakan di sekitar pemakaman dan bekas permukiman warga.

Dalam rekaman lain, Bray bersama anak-anak Desa Pengidam menyanyikan lagu viral TikTok Tor Monitor Ketua dengan lirik yang diubah menjadi curahan keluh kesah warga.

“Tor monitor ketua, anggota mau lapor ketua, kayunya udah di sini sebulan ketua, tolong diangkat ketua, kami mau bikin rumah ketua,” demikian penggalan lirik yang dinyanyikan anak-anak tersebut.

Video tersebut menjadi simbol keputusasaan sekaligus harapan warga agar tumpukan kayu segera dibersihkan sehingga mereka bisa mulai membangun kembali rumah yang hilang.

Baca Juga: Influencer King Abdi ungkap kondisi Aceh belum pulih, soroti postingan bencana Sumatera mulai sepi

Aceh Tamiang perpanjang status tanggap darurat

Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang resmi memperpanjang status tanggap darurat hingga 20 Januari 2026.

Kebijakan ini diambil karena proses penanganan pascabencana dinilai masih membutuhkan waktu dan dukungan tambahan.

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Tamiang, lebih dari 75 ribu warga masih mengungsi di 101 titik pengungsian yang tersebar di 12 kecamatan.

Baca Juga: Pandji Pragiwaksono bantah ogah kritik Anies Baswedan di Mens Rea: Saya paling sering mengulas

Sementara itu, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menyebut potensi bangunan terdampak banjir dan longsor di Aceh Tamiang mencapai sekitar 58 ribu unit, dengan tingkat kerusakan diperkirakan hingga 90 persen.

Meski demikian, angka tersebut masih menunggu proses validasi lanjutan dari pihak terkait.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ghin Ninda Wr

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X