Baca Juga: Jelang malam Natal 2025, arus lalu lintas di Gerbang Tol Cilameri terpantau lancar
“Alasannya simpel, ekonomi dasar saja,” terang Ferry.
Menurut CEO Malaka Project itu, distribusi hasil tani menjadi salah satu cara paling realistis untuk membantu warga bangkit secara mandiri, tanpa bergantung sepenuhnya pada bantuan logistik.
Cegah over supply dan lindungi petani daerah lain
Meski demikian, Ferry menekankan bahwa pihaknya secara sadar membatasi volume distribusi ke Jakarta.
Langkah ini diambil untuk mencegah terjadinya syok pasar yang bisa berdampak luas.
Baca Juga: Tolak terisolasi, warga Rusip Antara gotong royong bangun jembatan darurat tanpa alat berat
“Kita mencegah over supply di Jakarta, sehingga syok pada rantai pasokan itu bisa diminimalisir,” jelasnya.
Ia menegaskan bahwa pemulihan ekonomi di satu wilayah tidak boleh dilakukan dengan mengorbankan petani di daerah lain.
“Jadi kita tidak merugikan petani-petani di daerah yang lain,” tegas Ferry.
Kopi dan bawang merah dinilai lebih berkelanjutan
Selain cabai, Ferry mengungkapkan bahwa pihaknya tengah menyiapkan distribusi komoditas lain yang dinilai memiliki nilai ekonomi berkelanjutan, seperti kopi dan bawang merah.
Baca Juga: Momen haru penyintas banjir Aceh Tamiang pilih ambil bantuan secukupnya: Korban bukan kami sendiri
Ia menyebut, distribusi ke sesama wilayah Sumatera juga menjadi opsi strategis, misalnya ke Palembang dan daerah lain di Sumatera Selatan.
“Kita bisa antarkan ke daerah-daerah Sumatera Selatan seperti Palembang dan lain sebagainya,” ucapnya.
Artikel Terkait
Kontroversi Ferry Irwandi vs Anggota DPR Endipat Wijaya soal aksi udunan warga Rp10 miliar untuk korban bencana Sumatera
Ferry Irwandi ungkap harapan baru warga Aceh Tengah, panen cabe bangkitkan ekonomi pascabencana
Ferry Irwandi ungkap fakta lapangan pascabencana Sumatera, salurkan donasi Rp10 miliar untuk korban
Belajar dari Swiss dan Jepang, Ferry Irwandi soroti bahaya gelondongan kayu pascabanjir Sumatera
Pecah tangis syukur warga Pulau Tiga Aceh Tamiang saat relawan pertama tiba usai banjir
Tangis pilu nenek di Aceh Tamiang, tabungan umrah hasil nabung receh hanyut tersapu banjir
Momen haru penyintas banjir Aceh Tamiang pilih ambil bantuan secukupnya: Korban bukan kami sendiri