Ferry Irwandi ingatkan risiko syok pasar usai kirim cabe dari Aceh: Rantai suplai jangan rusak

photo author
Yaya Suryana, Genmilenial
- Kamis, 25 Desember 2025 | 14:29 WIB
Menyoroti pernyataan influencer, Ferry Irwandi terkait gelondongan kayu yang terbawa arus banjir bandang di Sumatera (Instagram.com/@irwandiferry)
Menyoroti pernyataan influencer, Ferry Irwandi terkait gelondongan kayu yang terbawa arus banjir bandang di Sumatera (Instagram.com/@irwandiferry)

Baca Juga: Jelang malam Natal 2025, arus lalu lintas di Gerbang Tol Cilameri terpantau lancar

“Alasannya simpel, ekonomi dasar saja,” terang Ferry.

Menurut CEO Malaka Project itu, distribusi hasil tani menjadi salah satu cara paling realistis untuk membantu warga bangkit secara mandiri, tanpa bergantung sepenuhnya pada bantuan logistik.

Cegah over supply dan lindungi petani daerah lain

Meski demikian, Ferry menekankan bahwa pihaknya secara sadar membatasi volume distribusi ke Jakarta.

Langkah ini diambil untuk mencegah terjadinya syok pasar yang bisa berdampak luas.

Baca Juga: Tolak terisolasi, warga Rusip Antara gotong royong bangun jembatan darurat tanpa alat berat

“Kita mencegah over supply di Jakarta, sehingga syok pada rantai pasokan itu bisa diminimalisir,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa pemulihan ekonomi di satu wilayah tidak boleh dilakukan dengan mengorbankan petani di daerah lain.

“Jadi kita tidak merugikan petani-petani di daerah yang lain,” tegas Ferry.

Kopi dan bawang merah dinilai lebih berkelanjutan

Selain cabai, Ferry mengungkapkan bahwa pihaknya tengah menyiapkan distribusi komoditas lain yang dinilai memiliki nilai ekonomi berkelanjutan, seperti kopi dan bawang merah.

Baca Juga: Momen haru penyintas banjir Aceh Tamiang pilih ambil bantuan secukupnya: Korban bukan kami sendiri

Ia menyebut, distribusi ke sesama wilayah Sumatera juga menjadi opsi strategis, misalnya ke Palembang dan daerah lain di Sumatera Selatan.

“Kita bisa antarkan ke daerah-daerah Sumatera Selatan seperti Palembang dan lain sebagainya,” ucapnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Yaya Suryana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X