Pecah tangis syukur warga Pulau Tiga Aceh Tamiang saat relawan pertama tiba usai banjir

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Rabu, 24 Desember 2025 | 14:52 WIB
Tangkapan layar kondisi warga Pulau Tiga, Aceh Tamiang yang belum terjamah bantuan sejak banjir bandang (TikTok/afdhalkm)
Tangkapan layar kondisi warga Pulau Tiga, Aceh Tamiang yang belum terjamah bantuan sejak banjir bandang (TikTok/afdhalkm)

Selama banjir melanda hingga air mulai surut, warga mengaku bertahan hidup dengan persediaan seadanya tanpa pendampingan dari pihak luar.

“Kami belum ada relawan yang datang ke kampung kami, sama sekali,” lanjut perempuan tersebut dengan nada lirih.

Baca Juga: Pakar nilai peran Seskab Teddy penting redam persepsi negatif penanganan bencana Sumatera

Kondisi semakin berat karena keterbatasan penerangan. Desa Pulau Tiga telah lama berada dalam kegelapan akibat padamnya listrik, bahkan sebelum bencana banjir bandang terjadi.

“Dari sebelum banjir memang sudah mati lampu,” ungkapnya.

Situasi tersebut membuat warga merasa terputus dari dunia luar, tanpa informasi, tanpa bantuan, dan tanpa kepastian kapan pertolongan akan datang.

Lebih dari Sekadar Bantuan

Kehadiran relawan di Pulau Tiga menjadi titik balik penting bagi warga setempat.

Baca Juga: ESAI: Pilar keempat demokrasi, menjaga akal sehat publik

Meski infrastruktur masih lumpuh dan proses pemulihan baru dimulai, rasa syukur dan harapan kembali tumbuh.

Bagi warga, kedatangan relawan bukan hanya membawa bantuan fisik, tetapi juga pengakuan atas penderitaan yang mereka alami selama ini.

Sentuhan kemanusiaan itulah yang menguatkan mereka untuk terus bertahan.

Kisah Pulau Tiga menjadi pengingat bahwa dalam setiap bencana, wilayah-wilayah terisolasi sering kali menjadi yang paling senyap penderitaannya. Dan ketika relawan akhirnya datang, air mata yang tumpah adalah bahasa syukur yang paling jujur.

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X