Ia menekankan pentingnya penguatan nilai toleransi, kerukunan beragama, serta sinergi lintas sektor untuk menangkal penyebaran paham ekstremisme.
Wabup Subang tekankan kolaborasi jaga harmoni sosial
Sementara itu, Wakil Bupati Subang Agus Masykur Rosyadi dalam sambutannya menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, tokoh agama, dan masyarakat dalam menjaga harmoni sosial.
“Kerukunan beragama adalah fondasi utama stabilitas daerah. Jika toleransi terjaga di tingkat desa, maka keamanan dan persatuan daerah akan semakin kuat,” ujar Agus Masykur Rosyadi.
BNPT bersama Forkopimda dan Polres Subang pun mendorong Desa Sidajaya menjadi contoh desa yang tangguh dalam menjaga persatuan dan menangkal paham radikal.
Kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan cenderamata, pemberian bantuan sosial kepada warga, penanaman pohon secara simbolis oleh Kepala BNPT RI bersama Forkopimda, peninjauan jalan oleh Tim BNPT, serta ditutup dengan makan siang bersama.***
Artikel Terkait
2 Narapida terorisme gelar ikrar setia kepada NKRI di Lapas 2A Subang
Waspadai paham radikalisme masuk BUMN, BNPT gelar sosialisasi pencegahan paham radikalisme dan terorisme bagi karyawan PT Dahana
Indonesia nihil terorisme sejak 2023, Kapolri: 8.000 eks Jamaah Islamiyah kembali ke pangkuan NKRI
PPATK bongkar indikasi pendanaan terorisme lewat NIK penerima bansos, lebih dari 100 nama masuk radar
Soal ledakan di SMAN 72 Jakarta, Wamenko Polkam Lodewijk: Jangan langsung kaitkan dengan terorisme
Polisi ungkap hasil penyelidikan ledakan SMAN 72 Jakarta: Pelaku bertindak mandiri, tak terhubung jaringan terorisme
Polri bongkar 110 anak terekrut jaringan terorisme: Rekrutmen lewat game online dan medsos kian masif