BNPB: Korban meninggal banjir dan longsor di Sumatera tembus 990 jiwa, upaya pencarian terus dilakukan

photo author
Ghin Ninda Wr, Genmilenial
- Jumat, 12 Desember 2025 | 17:15 WIB
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari (Youtube/BNPB Indonesia)
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari (Youtube/BNPB Indonesia)

Korban hilang dan pengungsi masih sangat tinggi

Meski jumlah korban meninggal bertambah, BNPB mencatat adanya penurunan jumlah warga yang dilaporkan hilang.

Saat ini tercatat 222 orang masih belum ditemukan, atau turun dibandingkan hari sebelumnya.

Jumlah pengungsi juga menurun menjadi 884.889 jiwa dari total sebelumnya 894.501 jiwa. Penurunan terbesar terjadi di Aceh Utara, seiring surutnya banjir di beberapa wilayah.

Fokus penanganan: SAR, bantuan logistik, dan pemulihan infrastruktur

BNPB menekankan bahwa operasi pencarian dan pertolongan masih menjadi prioritas utama.

Baca Juga: Perumda TRS dan AQUA tanam 1.800 pohon di mata air Cipondok, upaya jaga hulu sungai Cipunagara

Pemerintah daerah seperti Sumatera Utara bahkan telah memperpanjang status tanggap darurat demi memaksimalkan proses evakuasi dan distribusi bantuan.

Dampak kerusakan infrastruktur juga tidak kalah mengkhawatirkan. Tercatat lebih dari 157.000 rumah rusak, disertai ribuan fasilitas umum seperti sekolah, jembatan, hingga tempat ibadah yang tak luput dari terjangan banjir dan longsor.

Bencana hidrometeorologi basah ini menjadi salah satu yang terbesar di penghujung tahun 2025.***

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ghin Ninda Wr

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X