Ajak masyarakat berhenti buang sampah sembarangan
Anggota DPRD dari Dapil III ini juga menekankan pentingnya peran masyarakat.
Baca Juga: Operasional RS belum optimal, Menkes minta Prabowo prioritaskan dapur umum untuk tenaga kesehatan
Kesadaran menjaga lingkungan, terutama soal sampah, menurutnya sangat menentukan apakah bencana serupa dapat dicegah atau tidak.
“Dan kepada masyarakat tidak membuang sampah sembarangan untuk menjaga hal-hal yang tidak diinginkan seperti banjir dan timbulnya wabah penyakit,” tuturnya.
Data BNPB: Dampak bencana di Sumatera sangat besar
Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) hingga Minggu, 7 Desember 2025, total 916 orang meninggal dunia dan 274 masih hilang akibat banjir bandang dan longsor di tiga provinsi tersebut.
Sebanyak 845 ribu warga mengungsi, sementara lebih dari 105 ribu rumah serta ratusan fasilitas umum dan jembatan mengalami kerusakan berat.
H. Anharudin menilai data itu harus menjadi pengingat bagi daerah lain, termasuk Jawa Barat dan Kabupaten Subang, bahwa kerusakan lingkungan tidak boleh dianggap sepele.
“Jangan sampai kita kecolongan. Kerusakan lingkungan hari ini adalah bencana esok hari,” ujarnya.***
Artikel Terkait
Anggota DPRD Subang H. Anharudin serap aspirasi warga Pabuaran, dari peternakan domba hingga jalan kampung
H. Anharudin ikut Bimtek Nasional Demokrat di Pacitan, dihadiri SBY dan AHY
H. Anharudin apresiasi aksi damai ojol dan mahasiswa Subang, tegaskan siap kawal tuntutan
Anggota DPRD Subang H. Anharudin: Pabrik wajib utamakan tenaga kerja lokal, bukan dari luar daerah
916 Orang meninggal dalam bencana banjir-longsor Sumatera, BNPB sebut 274 orang masih dalam pencarian
Cerita pilu Ferry Irwandi tembus daerah terisolir untuk salurkan bantuan bencana Sumatera
Menteri LH Hanif Faisol tindak tegas dugaan kayu gelondongan perparah banjir Sumatera