Kombes Pol. Dedy Tabrani resmi pimpin BNNP Kalteng, siap gaspol perangi narkoba

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Selasa, 2 Desember 2025 | 17:30 WIB
Kombes Pol. Dr. Dedy Tabrani resmi ditunjuk sebagai Kepala BNNP Kalimantan Tengah pada Senin, 1 Desember 2025 (Dok. Istimewa)
Kombes Pol. Dr. Dedy Tabrani resmi ditunjuk sebagai Kepala BNNP Kalimantan Tengah pada Senin, 1 Desember 2025 (Dok. Istimewa)

GENMILENIAL.ID — Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI) resmi menunjuk Kombes Pol. Dr. Dedy Tabrani sebagai Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalimantan Tengah.

Ia dilantik pada Senin, 1 Desember 2025, dalam upacara di Kantor BNN, Cawang, Jakarta, yang dipimpin Kepala BNN RI Komjen Pol. Suyudi Ario Seto.

Dalam amanatnya, Komjen Suyudi menegaskan bahwa pelantikan jabatan bukan sekadar seremoni, melainkan momentum untuk mengingatkan setiap pejabat bahwa amanah yang diemban harus diwujudkan dalam bentuk perubahan nyata bagi masyarakat.

Baca Juga: DPR desak Garuda dibersihkan total: Cukup aji mumpungnya, saatnya tangan besi dipakai!

Ia menekankan bahwa rotasi pejabat merupakan langkah strategis untuk meningkatkan performa BNN sekaligus memenuhi ekspektasi publik terhadap lembaga tersebut.

Karena itu, ia meminta pejabat baru menjaga kehormatan institusi dan tidak menyalahgunakan kewenangan sekecil apa pun agar kepercayaan publik tetap terjaga.

Tantangan penanganan narkoba di Kalteng

Penempatan Kombes Dedy di Kalimantan Tengah dianggap strategis mengingat wilayah ini memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap peredaran narkotika.

Baca Juga: Viral pegawai SPBU pakai celana jeans, warganet singgung seragam Pertamina hingga isu pengoplosan BBM

Luasnya geografis, jalur distribusi yang dinamis, serta potensi jaringan lintas daerah menjadi tantangan besar bagi aparat.

Kombes Dedy menegaskan bahwa dirinya siap bekerja maksimal dengan pendekatan adaptif dan kolaboratif.

Ia memastikan BNNP Kalteng akan memperkuat sinergi bersama pemerintah daerah, aparat TNI–Polri, lembaga pendidikan, dan masyarakat.

Ia menyampaikan bahwa komitmen BNN Kalteng adalah mempersempit ruang gerak jaringan narkotika dan menghadirkan program pencegahan yang menyentuh akar persoalan.

Baca Juga: Kepala BNPB akui salah nilai bencana di Tapanuli Selatan, minta penanganan dipercepat dan soroti pengungsi terlalu lama di tenda

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X