GENMILENIAL.ID — Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI) resmi menunjuk Kombes Pol. Dr. Dedy Tabrani sebagai Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalimantan Tengah.
Ia dilantik pada Senin, 1 Desember 2025, dalam upacara di Kantor BNN, Cawang, Jakarta, yang dipimpin Kepala BNN RI Komjen Pol. Suyudi Ario Seto.
Dalam amanatnya, Komjen Suyudi menegaskan bahwa pelantikan jabatan bukan sekadar seremoni, melainkan momentum untuk mengingatkan setiap pejabat bahwa amanah yang diemban harus diwujudkan dalam bentuk perubahan nyata bagi masyarakat.
Baca Juga: DPR desak Garuda dibersihkan total: Cukup aji mumpungnya, saatnya tangan besi dipakai!
Ia menekankan bahwa rotasi pejabat merupakan langkah strategis untuk meningkatkan performa BNN sekaligus memenuhi ekspektasi publik terhadap lembaga tersebut.
Karena itu, ia meminta pejabat baru menjaga kehormatan institusi dan tidak menyalahgunakan kewenangan sekecil apa pun agar kepercayaan publik tetap terjaga.
Tantangan penanganan narkoba di Kalteng
Penempatan Kombes Dedy di Kalimantan Tengah dianggap strategis mengingat wilayah ini memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap peredaran narkotika.
Luasnya geografis, jalur distribusi yang dinamis, serta potensi jaringan lintas daerah menjadi tantangan besar bagi aparat.
Kombes Dedy menegaskan bahwa dirinya siap bekerja maksimal dengan pendekatan adaptif dan kolaboratif.
Ia memastikan BNNP Kalteng akan memperkuat sinergi bersama pemerintah daerah, aparat TNI–Polri, lembaga pendidikan, dan masyarakat.
Ia menyampaikan bahwa komitmen BNN Kalteng adalah mempersempit ruang gerak jaringan narkotika dan menghadirkan program pencegahan yang menyentuh akar persoalan.
Artikel Terkait
Pernah diamankan BNN, Raffi Ahmad terbuka kepada anaknya Rafatar
Bantu pemerintah atasi narkoba, PT Dahana dan BNN gelar sosialisasi P4GN
BNN ungkap 285 tersangka narkoba, 10 persen ibu rumah tangga dijadikan kurir antar provinsi oleh sindikat
Badan BUMN disetujui DPR, Menpan RB pastikan ASN Kementerian tetap aman
Anthony Budiawan sebut IKN langgar konstitusi sejak awal, soroti pembentukan Badan Otorita
Said Didu sebut Prabowo pasang badan untuk Whoosh: Tanggung jawab atau salah tafsir publik?
Peringatan HKN, Hari Guru, dan HUT Korpri di Subang: Kang Rey tegaskan komitmen siap pasang badan untuk guru