Bantu pemerintah atasi narkoba, PT Dahana dan BNN gelar sosialisasi P4GN

photo author
Yaya Suryana, Genmilenial
- Kamis, 7 November 2024 | 01:18 WIB
PT Dahana dan BNN gelar sosialisasi P4GN secara hibrid melalui zoom meeting serta di Classroom Dahana pada Selasa, 5 November 2024
PT Dahana dan BNN gelar sosialisasi P4GN secara hibrid melalui zoom meeting serta di Classroom Dahana pada Selasa, 5 November 2024

GENMILENIAL.ID - PT Dahana menggandeng Badan Narkotika Nasional (BNN) menggelar Sosialisasi Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) pada Selasa, 5 November 2024.

Kegiatan sosialisasi ini diikuti oleh seluruh karyawan secara hibrid melalui zoom meeting serta di Classroom Dahana, Subang, Jawa Barat.

Disamping itu kegiatan tersebut juga bertujuan dalam rangka membantu pemerintah mengatasi masalah narkoba di Indonesia.

Direktur Teknologi & Pengembangan PT Dahana Suhendra Yusuf RPN mengatakan bahwa permasalahan narkoba merupakan tantangan besar yang dihadapi oleh masyarakat.

Baca Juga: Rugikan negara Rp1,24 miliar, Polres Subang amankan 3 tersangka korupsi pengadaan 2 unit ambulance RSUD Subang, salah satunya PNS 

Penyalahgunaan narkoba tidak hanya berdampak pada kesehatan individu dan perusahaan, tetapi juga mempengaruhi keluarga, lingkungan, dan masyarakat secara luas.

“Penyelenggaraan sosialisasi ini sejalan dengan bentuk Implementasi Sistem K3LH yang ada di PT Dahana, untuk mendukung upaya pencegahan dan pemberantasan narkoba," kata Suhendra

"Melalui sosialisasi ini, seluruh karyawan dapat meningkatkan kesadaran dan pemahaman tentang bahaya narkoba, serta mendorong tindakan konkret dalam pencegahannya. Kita semua memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan yang bersih dari penyalahgunaan narkoba,” sambungnya.

Ia juga berharap melalui sosialisasi P4GN, insan Dahana dapat menerapkan pengetahuan tentang bahaya narkoba dalam kehidupan sehari-sehari dan menyebarkannya kepada orang-orang sekitar.

Baca Juga: Prabowo terima PM Singapura dengan upacara jajar kehormatan dan iringan pasukan berkuda

Selain itu diharakan juga bisa saling mendukung, bekerja sama, dan berkomitmen untuk membangun masa depan yang lebih baik, bebas dari narkoba. Zero Tolerance untuk narkoba.

Sementara itu, Plt. Kepala BNN Bandung Barat & Katim Cegah BNN Jawa Barat Yohanes Eko Ariyanto memaparkan materinya tentang kondisi narkoba di Indonesia, peta sebarannya, jenis-jenis narkoba yang beredar di Indonesia, serta bahaya narkoba bagi kelangsungan hidup bangsa Indonesia.

Pada pasar narkoba dunia, Indonesia merupakan wilayah strategis penjualan narkoba, karena jumlah penduduk yang besar, garis pantai yang sangat panjang dengan banyaknya pelabuhan tidak resmi, hingga harga jualnya yang tinggi dibanding dengan negara-negara di kawasan Asia Tenggara lainnya.

“Angka prevalensi penyalahguna narkoba tahun 2023 mengalami penurunan dibanding tahun 2021, namun angka penyalahguna masih relatif tinggi mencapai 3,33 juta jiwa, dengan mayoritas pengguna berada pada usia produktif,” terang Yohanes Eko.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yaya Suryana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X