Ira mengaku menjalani masa sulit ketika kasusnya mencuat. Banyak orang memilih menjaga jarak.
“Ketika kami menghadapi perkara itu, banyak orang yang menghindar. Wajar, karena mereka takut,” ucapnya.
Baca Juga: Konsolidasi asuransi wajib 2026: OJK soroti risiko liabilitas, due diligence, dan transparansi data
Namun di sisi lain, ia menyebut ada pula orang-orang yang tetap mendukung dan menunjukkan empati kepadanya.
“Teman itu justru terlihat ketika kita sedang dalam keadaan terpuruk,” katanya.
Sampaikan terima kasih kepada Presiden Prabowo
Ira juga menyampaikan rasa terima kasih kepada Presiden RI, Prabowo Subianto, atas pemberian rehabilitasi yang membuatnya dapat keluar dari Rutan KPK.
“Kami menghaturkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto yang telah menggunakan hak istimewanya dalam memberikan rehabilitasi bagi perkara kami,” ujar Ira.***
Artikel Terkait
Presiden Prabowo beri rehabilitasi pada tiga mantan Direksi ASDP yang terseret kasus korupsi
Rehabilitasi tiga terpidana kasus ASDP: KPK tegaskan penanganan Ira Puspadewi sudah di luar kewenangannya
KPK akui belum terima salinan Keppres rehabilitasi eks Dirut ASDP, Menkum soroti pertimbangan MA dan alur administrasi
Kemensos siap rehabilitasi pelaku ledakan SMAN 72 Jakarta, Gus Ipul ungkap kerja sama dengan polisi dan Densus
Deretan 'hak istimewa' Prabowo disorot: Usai rehabilitasi Ira Puspadewi, publik bandingkan dengan abolisi Tom Lembong
Keluarga tunggu di Rutan KPK, kebebasan Ira Puspadewi usai rehabilitasi dari presiden belum juga tiba
KPK akui masih pelajari Keppres rehabilitasi Ira Puspadewi, ungkap kemungkinan tetap eksekusi hukuman