“Kalau fakta TNI atau TNI, ya periksa peristiwanya dan kalau TNI ya libatkan Pom TNI,” ujarnya.
Forensik RSCM temukan luka benda tumpul
Penyidik juga memaparkan temuan pemeriksaan forensik RSCM. Menurut Nicholay, dokter menemukan sejumlah luka akibat kekerasan benda tumpul di tubuh Arya Daru.
“Dalam pemeriksaan forensik RSCM ada kekerasan akibat benda tumpul. Tapi tidak bisa disimpulkan benda tumpul pasif atau aktif,” jelasnya.
Luka-luka tersebut berada di dada (lebih dari satu titik), pelipis kanan, dan leher.
Benda tumpul pasif berarti benturan ke permukaan keras seperti tembok, sedangkan benda tumpul aktif berarti objek tertentu dibenturkan ke tubuh korban.
Keluarga minta penyidikan diperluas
Dengan temuan baru ini, keluarga kembali mendorong Polda Metro Jaya melakukan penyidikan lanjutan secara profesional dan menyeluruh.
Mereka berharap seluruh fakta diuji secara objektif untuk menjawab penyebab kematian Arya Daru yang hingga kini masih menyisakan banyak pertanyaan.
“Keluarga berharap penyidikan bisa mengungkap penyebab kematian secara terang,” kata Nicholay.***
Artikel Terkait
Polisi: Arya Daru dua kali coba panjat pagar rooftop gedung Kemlu sebelum ditemukan tewas
Mirip kasus Arya Daru, remaja 14 tahun di Simalungun ditemukan tewas dengan kepala tertutup plastik
Meta Ayu, istri diplomat Arya Daru, tampil perdana di publik: Desak transparansi dan hentikan framing negatif
DPR desak Kemlu bentuk Tim Investigasi Independen atas kematian diplomat Arya Daru
4 Fakta baru misteri kematian diplomat Arya Daru: Desakan ke Bareskrim hingga klarifikasi barang bukti
Fakta baru kematian Timothy Anugerah: CCTV lantai 4 rusak, 3 saksi lihat korban duduk termenung sebelum jatuh
Kematian Dirut Bank BJB dinilai sarat kejanggalan, praktisi hukum minta fakta di lapangan golf diungkap