Polisi: Arya Daru dua kali coba panjat pagar rooftop gedung Kemlu sebelum ditemukan tewas

photo author
Ghin Ninda Wr, Genmilenial
- Minggu, 10 Agustus 2025 | 04:53 WIB
Polisi mengungkap rekaman CCTV menunjukkan bahwa Arya Daru sempat mencoba memanjat pagar rooftop gedung Kemlu sebanyak dua kali (Instagram/poldametrojaya)
Polisi mengungkap rekaman CCTV menunjukkan bahwa Arya Daru sempat mencoba memanjat pagar rooftop gedung Kemlu sebanyak dua kali (Instagram/poldametrojaya)

GENMILENIAL.ID – Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya mengungkap temuan baru dalam penyelidikan kematian diplomat Kementerian Luar Negeri (Kemlu), Arya Daru Pangayunan (39 tahun).

Rekaman CCTV menunjukkan Arya sempat dua kali mencoba memanjat pagar rooftop lantai 12 Gedung Kemlu, sebelum akhirnya ditemukan tewas di kamar kosnya, Menteng, Jakarta Pusat, pada 8 Juli 2025.

Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Wira Satya Triputra, menyampaikan bahwa pagar pembatas rooftop tersebut memiliki tinggi sekitar 150 cm, sehingga Arya tampak kesulitan melewatinya.

Baca Juga: Untuk makeup remaja, pilih foundation atau cushion? Ini plus-minusnya

"Percobaan pertama dilakukan di sudut kiri rooftop, tubuh korban hanya sampai setinggi ketiak. Sedangkan pada percobaan kedua, posisi tubuhnya hampir mencapai atas pusar," kata Kombes Wira dalam konferensi pers, Selasa 29 Juli 2025. 

Menurut Wira, upaya tersebut terekam jelas oleh CCTV. Pada percobaan pertama, di bawah posisi Arya terdapat lantai rooftop lantai 11.

Sementara pada percobaan kedua, posisi tubuhnya sedikit lebih tinggi namun tetap belum mampu melewati pagar.

Hingga kini, polisi menyatakan belum menemukan indikasi tindak pidana dalam kematian Arya.

Baca Juga: Awas! 4 kandungan skincare yang bisa berbahaya bagi kulit, dari alergi hingga penuaan dini

"Kami simpulkan dari penyelidikan yang dilakukan, belum ada peristiwa pidana," tegas Wira.

Kasus kematian Arya menyita perhatian publik karena statusnya sebagai diplomat muda serta adanya detail mencurigakan, termasuk kondisi korban yang ditemukan dengan kepala tertutup lakban.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ghin Ninda Wr

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X