GENMILENIAL.ID - Roy Suryo kembali menyoroti dugaan kejanggalan terkait ijazah SMA Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka.
Ia mengklaim temuannya menunjukkan Gibran tidak memiliki ijazah SMA. Temuan itu akan dibukukan dalam Gibran’s Black Paper, mengikuti format Jokowi’s White Paper yang pernah ia rilis sebelumnya.
Persiapan buku Gibran dan isu akun Fufufafa
Roy mengatakan penyusunan Gibran’s Black Paper sudah hampir selesai. Buku itu akan memuat berbagai isu mengenai Gibran, termasuk dugaan kepemilikan akun Kaskus 'Fufufafa'.
Baca Juga: Bos BGN hingga Wapres Gibran, klaim MBG sebagai program investasi SDM yang strategis
“Sudah selesai, sudah 95 persen hampir 99 persen. Buku ini lengkap, mulai dari soal Fufufafa yang 99,9 persen asli dia,” ujar Roy dalam podcast Forum Keadilan TV, 22 November 2025.
Soroti insiden follow akun judi online
Roy juga mengangkat insiden akun Instagram Gibran yang sempat mem-follow akun judi online, yang diakui Sekretariat Wapres sebagai kekeliruan teknis.
“Kan lucu akun resmi orang nomor dua negara mengikuti akun judi online, lalu cukup dijawab sudah di-unfollow,” katanya.
Roy Suryo tak gentar dengan potensi tuntutan hukum
Terkait risiko laporan balik, Roy mengaku tidak gentar.
“Silakan dilaporkan kalau memang ada kebohongan. Semua fakta bisa dipertanggungjawabkan,” tegasnya.
Draft buku pernah dipamerkan di Polda Metro Jaya
Artikel Terkait
Roy Suryo tuding orang dekat Prabowo dalangi kriminalisasi, kaitkan kasusnya dengan ‘Gibran Black Paper’
Susno Duadji buka suara soal penetapan tersangka Roy Suryo cs: Ijazah Jokowi harus asli dan sah
Sidang sengketa ijazah Jokowi memanas: Roy Suryo kritik KPU Surakarta soal pemusnahan arsip, Majelis KIP turun tangan
Mahfud MD: Roy Suryo cs baru bisa dipidana jika keaslian ijazah Jokowi terbukti di pengadilan
Walk out Roy Suryo cs di audiensi ijazah Jokowi, Sri Radjasa singgung intervensi petinggi Polri
Polda Metro Jaya perpanjang pencekalan Roy Suryo dan 7 tersangka lain selama 6 bulan, ini alasannya
Dicekal karena kasus ijazah Jokowi, Roy Suryo singgung pihak yang khawatir soal ijazah SMA Gibran