Polisi temukan 7 bom di area sekolah
Dansat Brimob Polda Metro Jaya Kombes Henik Maryanto mengungkapkan, total ada 7 bom yang ditemukan di lokasi kejadian.
“Dua bom meledak di TKP pertama dengan sistem remote control yang kami temukan di taman baca.
Di TKP kedua, dua bom sumbu bakar dan dua bom casing logam ditemukan, sebagian masih aktif,” kata Henik.
Satu bom lainnya ditemukan dalam kaleng minuman dan masih aktif.
Bahan peledak di rumah dan sekolah sama
Dari hasil olah TKP, ditemukan kesamaan residu bahan peledak di sekolah dan di rumah pelaku.
Bahan yang digunakan sama-sama memiliki daya ledak rendah.
Sebelumnya, ledakan terjadi di Masjid SMAN 72 Jakarta pada Jumat, 7 November 2025, saat waktu salat Jumat berlangsung.***
Artikel Terkait
Jenguk korban ledakan SMAN 72, Mensos Gus Ipul: Pemerintah siapkan rehabilitasi dan trauma healing
Disdik DKI terbitkan surat edaran antisipasi keamanan sekolah pascaledakan SMAN 72, polisi masih dalami motif terduga pelaku
Polisi tetapkan siswa SMAN 72 sebagai anak berhadapan dengan hukum, Densus 88 turut dalami motif ledakan
Pascaledakan di SMAN 72 Jakarta: Sekolah kembali dibuka, polisi dan Kementerian PPPA pastikan aman untuk belajar
Ratas dengan Prabowo, Prasetyo Hadi singgung pembatasan game online pasca ledakan SMAN 72 Jakarta
RSIJ beberkan kondisi terduga pelaku hingga 13 korban yang masih dirawat imbas ledakan di SMAN 72 Jakarta
Istana singgung soal pembatasan PUBG usai ledakan SMAN 72 Jakarta, Gubernur DKI dukung penuh langkah pemerintah