Disdik DKI terbitkan surat edaran antisipasi keamanan sekolah pascaledakan SMAN 72, polisi masih dalami motif terduga pelaku

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Senin, 10 November 2025 | 20:08 WIB
Tangkapan Layar - Disdik DKI Jakarta terbitkan SE soal keamanan sekolah menyusul insiden ledakan di SMAN 72 Kelapa Gading (Instagram/sma72jakarta)
Tangkapan Layar - Disdik DKI Jakarta terbitkan SE soal keamanan sekolah menyusul insiden ledakan di SMAN 72 Kelapa Gading (Instagram/sma72jakarta)

 

GENMILENIAL.ID – Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor 38/SE/2025 tentang Peningkatan Kewaspadaan Terhadap Keamanan di Satuan Pendidikan DKI Jakarta menyusul insiden ledakan di SMAN 72 Kelapa Gading pada Jumat, 7 November 2025.

Langkah ini diambil sebagai bentuk respons cepat atas peristiwa yang mengguncang dunia pendidikan dan menimbulkan kekhawatiran publik terhadap keamanan sekolah.

Kepala Disdik DKI Jakarta, Nahdiana, mengatakan, kebijakan tersebut bertujuan memastikan kegiatan belajar mengajar tetap berjalan aman, tertib, dan kondusif.

Baca Juga: Jenguk korban ledakan SMAN 72, Mensos Gus Ipul: Pemerintah siapkan rehabilitasi dan trauma healing

“Kami akan melakukan deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Sabtu 8 November 2025. 

Nahdiana menegaskan bahwa Disdik DKI berkomitmen membangun kolaborasi antara sekolah, orang tua, dan masyarakat agar ekosistem pendidikan tetap terjaga.

Guru dan orang tua diminta aktif dampingi siswa

Selain pengawasan internal, Disdik DKI juga mengimbau guru, wali kelas, dan orang tua untuk memberikan pendampingan emosional kepada peserta didik.

Menurut Nahdiana, dukungan moral dari lingkungan sekitar menjadi kunci agar siswa tetap tenang dan fokus dalam proses belajar.

Baca Juga: Eks Ketua KPK Antasari Azhar meninggal dunia di usia 72 tahun, ini rekam jejak dan perjalanan kariernya

“Kami juga mengimbau kepada guru dan orang tua agar memberikan pendampingan kepada peserta didik dengan aman, nyaman, sehat secara fisik maupun mental agar tetap fokus dalam kegiatan belajar,” katanya.

Ia juga mengingatkan agar semua pihak tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang belum jelas dan berpotensi memperkeruh suasana di lingkungan sekolah.

Kesehatan mental siswa jadi prioritas

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X