Gus Dur diusulkan jadi pahlawan nasional, Cak Imin: Demokrasi Indonesia tumbuh dari nilai pesantren

photo author
Ghin Ninda Wr, Genmilenial
- Minggu, 9 November 2025 | 20:52 WIB
Ketua Umum DPP PKB, Muhaimin Iskandar buka suara soal rencana pemberian gelar Pahlawan Nasional pada Gus Dur (Instagram.com/@cakiminow)
Ketua Umum DPP PKB, Muhaimin Iskandar buka suara soal rencana pemberian gelar Pahlawan Nasional pada Gus Dur (Instagram.com/@cakiminow)

 

GENMILENIAL.ID — Presiden ke-4 Republik Indonesia Abdurrahman Wahid (Gus Dur) masuk dalam daftar tokoh yang diusulkan untuk mendapat gelar Pahlawan Nasional tahun 2025.

Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar (Cak Imin) menyambut baik kabar tersebut dengan menegaskan bahwa demokrasi Indonesia yang kuat saat ini tak lepas dari peran besar Gus Dur.

“Demokrasi tidak akan bisa dimaknai sebagai jalan kemajuan kalau tidak ada rujukan khazanah ilmu-ilmu pesantren hari ini,” ujar Cak Imin dalam acara penutupan Musabaqoh Qiraatil Kutub Nasional (MQKN) di Jakarta Pusat, Minggu 9 November 2025. 

Baca Juga: Asia–Pacific Conference for Palestine 2025 kukuhkan Indonesia sebagai pusat solidaritas global bela Palestina

Cak Imin menilai, nilai-nilai pesantren yang selama ini dijaga oleh Gus Dur menjadi fondasi penting bagi tumbuhnya demokrasi yang sehat di Indonesia.

“Subkultur pesantren memberi makna dan warna. Demokrasi kalau tidak ada Gus Dur, tidak akan kuat di Tanah Air,” imbuhnya.

Ia juga mengajak para santri agar ikut bertanggung jawab menjaga arah demokrasi agar tetap memberi manfaat bagi masyarakat luas.

“Gus Dur diusulkan menjadi pahlawan tentu kita bangga dan bersyukur. Demokrasi tumbuh kuat, dan gong reformasi adalah Gus Dur,” kata Cak Imin.

Baca Juga: Kang Rey beberkan progres jalan Subang: Anggaran naik 3 kali lipat, 80 km sudah diperbaiki

Respons Cak Imin soal Soeharto juga diusulkan

Dalam kesempatan yang sama, Cak Imin juga menanggapi polemik pengusulan Soeharto sebagai calon Pahlawan Nasional. Namun, ia menegaskan tidak dalam kapasitasnya untuk berkomentar lebih jauh.

“Siapa-siapa saja tentu kita tunggu Dewan Gelar. Saya tidak bisa berkomentar siapa yang didukung atau tidak. Sepenuhnya kita serahkan ke dewan kehormatan dan gelar,” jelasnya.

Penerima gelar pahlawan nasional diumumkan 10 November 2025

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ghin Ninda Wr

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X