Zohran Mamdani menang pemilihan Wali Kota New York, sindir balik Trump soal politik gelap Amerika

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Kamis, 6 November 2025 | 14:16 WIB
Mengintip aksi saling sindir Wali Kota terpilih di New York, Zohran Mamdani dengan Presiden AS, Donald Trump (X.com/@PopCrave)
Mengintip aksi saling sindir Wali Kota terpilih di New York, Zohran Mamdani dengan Presiden AS, Donald Trump (X.com/@PopCrave)

Baca Juga: Prabowo tunjuk Cak Imin tangani pekerja informal: Negara harus kurangi beban biaya hidup dan dorong naik kelas

“Dia terlihat buruk, suaranya melengking, dia tidak terlalu pintar,” tulisnya.

Menjelang pemungutan suara, Trump masih menyerang Mamdani dan bahkan meminta warga Yahudi New York tidak memilihnya.

“Setiap orang Yahudi yang memilih Zohran Mamdani, seorang pembenci Yahudi, adalah orang bodoh!” tulisnya, dikutip dari CBS News pada 5 November 2025. 

Mamdani balik sindir: 'Keraskan suara perubahan'

Zohran Mamdani, 34 tahun, merupakan Muslim pertama dan wali kota termuda New York dalam satu abad terakhir.

Baca Juga: Presiden Prabowo setujui anggaran Rp5 triliun untuk pembangunan 30 rangkaian kereta baru, target rampung setahun

Ia memenangkan pemilu dengan 50,5 persen suara, mengalahkan Andrew Cuomo (independen) dan Curtis Sliwa (Republik).

Menanggapi sindiran Trump, Mamdani justru memberi pernyataan menohok.

“Saya tidak takut pada kritik. Setiap orang bebas menilai tindakan pemerintahan kami," ujarnya.

Dalam pidato kemenangannya, ia menyindir balik Trump tanpa menyebut namanya langsung.

“Mulai sekarang, semoga satu-satunya penyesalan kita adalah bahwa hari ini datangnya begitu lama,” ujarnya.

Baca Juga: Selain dicap ‘kota hantu’, akademisi ungkap dua isu utama yang bikin IKN jadi sorotan media asing

Ia juga menyerukan solidaritas bagi kelompok yang selama ini terpinggirkan di era Trump.

“Baik Anda imigran, anggota komunitas trans, ibu tunggal, atau siapa pun yang berjuang menurunkan biaya hidup, perjuangan Anda adalah perjuangan kita bersama,” tegasnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X