Presiden Prabowo setujui anggaran Rp5 triliun untuk pembangunan 30 rangkaian kereta baru, target rampung setahun

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Kamis, 6 November 2025 | 12:02 WIB
Presiden Prabowo menyatakan telah menyetujui anggaran Rp5 triliun untuk pengadaan 30 rangkaian kereta baru (YouTube/Sekretariat Presiden)
Presiden Prabowo menyatakan telah menyetujui anggaran Rp5 triliun untuk pengadaan 30 rangkaian kereta baru (YouTube/Sekretariat Presiden)

GENMILENIAL.ID – Presiden Prabowo Subianto menyetujui anggaran sebesar Rp5 triliun untuk pembangunan 30 rangkaian kereta baru yang akan dikerjakan oleh PT Kereta Api Indonesia (KAI).

Nilai tersebut lebih tinggi dari usulan awal PT KAI yang hanya sebesar Rp4,8 triliun.

Pernyataan itu disampaikan langsung oleh Presiden Prabowo dalam sambutannya saat meresmikan Stasiun Tanah Abang Baru, Jakarta Pusat, pada Selasa, 4 November 2025.

“Bahkan beliau (Dirut PT KAI) ajukan 4,8T saya setujui tidak 4,8 (tapi) 5T saya setujui. Kalau untuk rakyat banyak saya tidak ragu-ragu,” ujar Prabowo dalam pidatonya.

Baca Juga: Selain dicap ‘kota hantu’, akademisi ungkap dua isu utama yang bikin IKN jadi sorotan media asing

Tantang KAI selesaikan dalam setahun

Dalam kesempatan yang sama, Prabowo menantang Direktur Utama PT KAI untuk menyelesaikan proyek pengadaan 30 rangkaian kereta baru dalam waktu sesingkat mungkin.

Ia bahkan memberikan tenggat maksimal satu tahun, meski target awal yang disampaikan hanya enam bulan.

“Saya minta harus dilaksanakan dalam waktu yang sesingkat-singkatnya, secepatnya bisa berapa bulan Direktur KAI? Enam bulan,” tutur Prabowo.

“Sudahlah aku kasih satu tahun ya, nanti dia stres. Ini rakyat yang saksi ya,” tambahnya disambut tawa hadirin.

Baca Juga: 5.000 Buruh geruduk DPR tuntut UU Ketenagakerjaan pro pekerja, polisi turunkan 1.464 personel kawal aksi

Prabowo menegaskan bahwa proyek ini merupakan bukti nyata komitmen pemerintah dalam meningkatkan layanan transportasi publik yang efisien, modern, dan berorientasi pada kebutuhan rakyat.

Fokus konektivitas nasional di luar Pulau Jawa

Selain menambah armada baru, Presiden Prabowo juga menegaskan pentingnya memperluas pembangunan jalur kereta strategis di luar Pulau Jawa.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X