Sudah ditemukan sejak September 2024 lalu, mengapa ladang ganja di Bromo baru terungkap?

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Selasa, 25 Maret 2025 | 10:42 WIB
Ladang ganja yang berada di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (Instagram.com/pndkindo)
Ladang ganja yang berada di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (Instagram.com/pndkindo)

GENMILENIAL.ID - Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) dikejutkan dengan penemuan 59 titik ladang ganja di wilayahnya.

Kepala Bidang Wilayah II TNBTS, Decky Hendra, mengungkapkan bahwa luas keseluruhan ladang ganja tersebut mencapai satu hektar dengan setiap titik ladang memiliki ukuran bervariasi antara 4 hingga 16 meter persegi.

Penemuan ini tidak lepas dari penggunaan drone yang membantu mengidentifikasi lokasi ladang tersembunyi di antara semak belukar yang lebat.

“Titik ladang ganja tersebut memiliki luas yang bervariasi. Lokasi ladang ganja tersebut ditemukan dengan bantuan drone,” kata Decky pada Selasa, 18 Maret 2025.

Baca Juga: Sempat pamer punya rumah produksi, Dirut PFN Ifan Seventeen kini diingatkan KPK: Wajib lapor LHKPN

Penemuan ini merupakan hasil kerja sama antara Kementerian Kehutanan (Kemenhut) dan Kepolisian RI.

Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menegaskan bahwa temuan ini bukan berasal dari aktivitas internal TNBTS, melainkan hasil investigasi yang melibatkan berbagai pihak, termasuk Polisi Hutan dan Manggala Agni.

“Bahwa ladang ganja itu bukan hasil karya teman-teman Taman Nasional di sana. Tapi itu bekerja sama dengan kepolisian untuk menemukan ladangnya,” ujar Raja Juli.

Menurut Kepala Balai Besar TNBTS, Rudijanta Tjahja Nugraha, lokasi ladang ganja tersebut berada di luar jalur wisata Gunung Bromo dan jalur pendakian Gunung Semeru.

Baca Juga: Bank OCBC siap bantu UMKM dan individu, soal kesehatan finansial hingga perkuat transformasi digital

Letaknya berada di sisi timur kawasan TNBTS, tepatnya di Blok Pusung Duwur, Resort Pengelolaan Taman Nasional Wilayah Seduro dan Gucialit.

“Lokasi temuan tanaman ganja tidak berada di jalur Bromo maupun Semeru tapi berada di sisi timur kawasan TNBTS,” kata Rudi di Kota Malang, Jawa Timur, Selasa 18 Maret 2025.

Dalam investigasi lebih lanjut, diketahui bahwa ladang ganja tersebut tersembunyi di area dengan kemiringan curam dan ditutupi oleh vegetasi yang rapat, seperti kirinyu, genggeng, dan anakan akasia.

Hal ini menyulitkan akses bagi petugas untuk menemukannya tanpa bantuan teknologi.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X