GENMILENIAL.ID – Upaya mencapai kesepakatan damai untuk mengakhiri perang di Gaza kembali digelar di Kairo, Mesir, pada Senin, 6 Oktober 2025 waktu setempat.
Perundingan ini mempertemukan delegasi dari Amerika Serikat (AS), Israel, Mesir, dan kelompok Hamas, di tengah situasi yang masih tegang di wilayah Gaza.
Menurut laporan AFP, delegasi AS dipimpin utusan khusus Steve Witkoff, sementara kubu Hamas diwakili oleh Khalil al-Hayya yang tiba di Mesir usai selamat dari upaya pembunuhan di Qatar, September lalu.
Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, menegaskan negaranya tetap berkomitmen melucuti senjata Hamas, baik melalui jalur diplomatik maupun militer.
“Hamas akan dilucuti, baik secara diplomatik lewat rencana Trump, atau secara militer oleh kami,” kata Netanyahu dalam laporan AFP.
Netanyahu juga berharap para sandera dapat dibebaskan bertepatan dengan perayaan Hari Raya Sukkot yang berlangsung pekan ini.
Namun, di balik optimisme tersebut, Hamas justru menolak menjadi bagian dari rencana damai yang digagas Presiden AS Donald Trump, yang kini gencar menekan kedua pihak agar segera menyepakati gencatan senjata.
Baca Juga: Fakta-fakta fenomena bola api di langit Cirebon yang diduga meteor jatuh di Laut Jawa
Trump ingin rencana damai rampung pekan ini
Presiden Trump menyatakan yakin proses negosiasi berjalan positif dan menargetkan tahap pertama dari rencana damai 20 poin dapat rampung pekan ini.
“Saya diberitahu bahwa tahap pertama harus selesai pekan ini, dan saya meminta semua pihak bertindak cepat,” ujar Trump, dikutip dari Middle East Monitor.
Trump memperingatkan Hamas agar tidak mengulur waktu.
“Waktu sangat krusial. Jika tidak, pertumpahan darah besar-besaran akan terjadi, sesuatu yang tidak diinginkan siapa pun,” tegasnya.
Artikel Terkait
Kesepakatan dagang Trump–Prabowo dikritik, warga AS: Konsumen Amerika yang bayar 19 persen tarif!
Trump kesal, ini daftar 11 negara anggota BRICS yang kini dinilai jadi batu sandungan ekonomi AS
Mengenal 'The Beast', mobil kepresidenan AS yang ditumpangi Trump dan Putin di Alaska
Trump ancam tarif 200 persen ke China, magnet tanah jarang jadi senjata baru perang dagang 2025
Prabowo gegerkan sidang PBB: Delapan entakan meja, riuh tepuk tangan delegasi, hingga kelakar Trump
Sabotase di PBB? Trump alami eskalator mati, audio tak terdengar saat pidato
5 Poin kritis proposal perdamaian Gaza ala Trump-Netanyahu, dari pemerintahan transisi hingga masa depan Palestina