Trump desak kesepakatan damai Gaza rampung pekan ini, Hamas tegaskan bukan bagian dari rencana AS

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Senin, 6 Oktober 2025 | 23:02 WIB
Menyoroti perundingan damai di wilayah konflik Gaza, Palestina melalui rencana AS terkait pelucutan senjata yang melibatkan Israel dan Hamas (Instagram.com/@b.netanyahu)
Menyoroti perundingan damai di wilayah konflik Gaza, Palestina melalui rencana AS terkait pelucutan senjata yang melibatkan Israel dan Hamas (Instagram.com/@b.netanyahu)

GENMILENIAL.ID – Upaya mencapai kesepakatan damai untuk mengakhiri perang di Gaza kembali digelar di Kairo, Mesir, pada Senin, 6 Oktober 2025 waktu setempat.

Perundingan ini mempertemukan delegasi dari Amerika Serikat (AS), Israel, Mesir, dan kelompok Hamas, di tengah situasi yang masih tegang di wilayah Gaza.

Menurut laporan AFP, delegasi AS dipimpin utusan khusus Steve Witkoff, sementara kubu Hamas diwakili oleh Khalil al-Hayya yang tiba di Mesir usai selamat dari upaya pembunuhan di Qatar, September lalu.

Baca Juga: Menkeu Purbaya siap pangkas anggaran program Makan Bergizi Gratis jika tak terserap hingga akhir Oktober 2025

Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, menegaskan negaranya tetap berkomitmen melucuti senjata Hamas, baik melalui jalur diplomatik maupun militer.

“Hamas akan dilucuti, baik secara diplomatik lewat rencana Trump, atau secara militer oleh kami,” kata Netanyahu dalam laporan AFP.

Netanyahu juga berharap para sandera dapat dibebaskan bertepatan dengan perayaan Hari Raya Sukkot yang berlangsung pekan ini.

Namun, di balik optimisme tersebut, Hamas justru menolak menjadi bagian dari rencana damai yang digagas Presiden AS Donald Trump, yang kini gencar menekan kedua pihak agar segera menyepakati gencatan senjata.

Baca Juga: Fakta-fakta fenomena bola api di langit Cirebon yang diduga meteor jatuh di Laut Jawa

Trump ingin rencana damai rampung pekan ini

Presiden Trump menyatakan yakin proses negosiasi berjalan positif dan menargetkan tahap pertama dari rencana damai 20 poin dapat rampung pekan ini.

“Saya diberitahu bahwa tahap pertama harus selesai pekan ini, dan saya meminta semua pihak bertindak cepat,” ujar Trump, dikutip dari Middle East Monitor.

Trump memperingatkan Hamas agar tidak mengulur waktu.

“Waktu sangat krusial. Jika tidak, pertumpahan darah besar-besaran akan terjadi, sesuatu yang tidak diinginkan siapa pun,” tegasnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Sumber: AFP, Middle East Monitor

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X