Hingga kini, tim SAR gabungan masih bekerja 24 jam bergantian. Meski kelelahan dan udara pengap mulai menguasai lokasi, semangat mereka tak padam.
Setiap bongkahan beton yang diangkat bukan sekadar puing, tetapi harapan, bahwa di balik tragedi besar Al Khoziny, masih ada kehidupan dan keajaiban yang tak bisa dijelaskan logika.***
Artikel Terkait
Ambruknya bangunan Ponpes Al Khoziny Sidoarjo: 100 santri jadi korban, 26 masih hilang
Evakuasi Ponpes Al Khoziny: 66 santri diduga terjebak, Tim SAR lawan medan sempit dan ancaman gempa susulan
Cerita pilu kakak yang sempat selamatkan adiknya, 5 santri tewas akibat reruntuhan Ponpes Al Khoziny Sidoarjo
Tim SAR gunakan alat berat, 10 korban meninggal dunia dalam reruntuhan Ponpes Al Khoziny Sidoarjo
BNPB: 14 santri tewas, 49 masih hilang dalam tragedi ambruknya Ponpes Al Khoziny Sidoarjo
Kisah haru di balik reruntuhan Ponpes Al Khoziny: 3 hari bertahan tanpa makan, salat di bawah puing, hingga diamputasi untuk hidup
Evakuasi korban ambruknya Ponpes Al Khoziny diwarnai aksi keluarga terobos puing, BNPB ingatkan bahaya runtuhan ‘pancake’