“Fokusnya adalah perbaikan, bukan penghentian,” tegasnya.
Penyempurnaan Perpres MBG dikebut
Hal senada disampaikan Menteri Sekretariat Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi, yang menegaskan Perpres MBG akan rampung dalam minggu ini.Prosesnya melibatkan lintas kementerian karena kompleksitas program dan banyaknya masukan dari publik.
“Minggu ini harus selesai. Tapi bukan karena Perpres belum ada kemudian program tidak jalan. Kan tidak,” kata Prasetyo di Monas, Jakarta, Minggu, 5 Oktober 2025.
Menurutnya, penyempurnaan ini dilakukan untuk menyerap berbagai aspirasi dan memastikan pelaksanaan MBG berjalan lebih baik ke depan.
“Kita ingin program ini berjalan sebaik-baiknya. Hal-hal yang kurang akan kita perbaiki,” tuturnya.
Pembenahan sistem dan standar pelaksanaan
Pemerintah juga memastikan evaluasi akan menyentuh aspek teknis, seperti standar penyajian, pengawasan dapur penyedia makanan, dan rantai distribusi bahan pangan.
Prasetyo menegaskan, langkah yang tepat adalah memperbaiki pelaksanaan, bukan menghentikan program.
Baca Juga: Wacana pemutihan produsen rokok ilegal, langkah Menkeu Purbaya tata industri tembakau kecil
“Bukan programnya yang harus dihentikan, tapi kekurangannya yang harus diperbaiki. Masalah muncul karena ada yang tidak menjalankan prosedur sebagaimana mestinya,” katanya.
Dengan regulasi baru yang segera diterbitkan, pemerintah berharap tata kelola MBG menjadi lebih transparan, terukur, dan aman bagi masyarakat penerima manfaat.***
Artikel Terkait
Insentif Rp100 ribu untuk guru penanggung jawab, pemerintah tambah skema distribusi MBG di lapangan
Keracunan massal jadi alarm serius, BGN nonaktifkan 56 dapur MBG dan muncul usulan kantin sekolah jadi dapur lokal
Blunder menu MBG gunakan makanan UPF, DPR cecar BGN soal kebijakan yang tak kompak
Curhat Mahfud MD usai cucunya keracunan MBG: Ingatkan bukan soal angka, tapi nyawa manusia
DPR soroti program MBG Prabowo: Target penerima manfaat meleset, daerah 3T dan kemiskinan ekstrem belum tersentuh
Kemenkes awasi ketat program MBG, terapkan sistem pendataan ala COVID-19 hingga pantau gizi siswa
Luhut Binsar Pandjaitan ingatkan Menkeu Purbaya: Tak perlu tarik anggaran tak terserap program MBG