GENMILENIAL.ID – Pemerintah tengah memfinalisasi aturan khusus mengenai tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG), salah satu program prioritas nasional di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Regulasi ini disiapkan untuk memperkuat koordinasi lintas instansi, memastikan distribusi makanan bergizi berjalan lebih tertib dan aman, serta menutup celah yang sempat menimbulkan polemik di lapangan.
Aturan MBG dalam tahap akhir pembahasan
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyampaikan bahwa regulasi MBG kini sudah memasuki tahap akhir pembahasan dan ditargetkan selesai dalam waktu satu pekan.
“Mudah-mudahan satu minggu ini akan tuntas mengenai Perpres dan Inpres,” ujar Zulhas dalam konferensi pers Penanggulangan KLB Program MBG di Kantor Kementerian Kesehatan, Jakarta, Kamis, 2 Oktober 2025.
Zulhas belum menjelaskan secara rinci isi aturan tersebut, namun menegaskan regulasi baru ini akan memperjelas pembagian tugas antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan lembaga terkait.
“Bagian tugas antara pemerintah daerah, lembaga terkait, dan koordinasi seperti apa akan kita selesaikan dalam satu minggu ini,” tambahnya.
Perintah Presiden: Program tetap berjalan
Di tengah evaluasi akibat sejumlah kasus keracunan, pemerintah memastikan program MBG tidak akan dihentikan.
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, menegaskan bahwa Presiden Prabowo tetap memerintahkan jajarannya mempercepat pelaksanaan program.
“Saya tetap diperintahkan oleh Pak Presiden untuk melakukan percepatan, karena banyak anak dan orang tua yang menantikan program ini,” ujarnya.
Menurut Dadan, evaluasi yang kini dilakukan justru menjadi langkah untuk memperbaiki sistem distribusi dan pengawasan, bukan untuk menghentikan pelaksanaan.
Artikel Terkait
Insentif Rp100 ribu untuk guru penanggung jawab, pemerintah tambah skema distribusi MBG di lapangan
Keracunan massal jadi alarm serius, BGN nonaktifkan 56 dapur MBG dan muncul usulan kantin sekolah jadi dapur lokal
Blunder menu MBG gunakan makanan UPF, DPR cecar BGN soal kebijakan yang tak kompak
Curhat Mahfud MD usai cucunya keracunan MBG: Ingatkan bukan soal angka, tapi nyawa manusia
DPR soroti program MBG Prabowo: Target penerima manfaat meleset, daerah 3T dan kemiskinan ekstrem belum tersentuh
Kemenkes awasi ketat program MBG, terapkan sistem pendataan ala COVID-19 hingga pantau gizi siswa
Luhut Binsar Pandjaitan ingatkan Menkeu Purbaya: Tak perlu tarik anggaran tak terserap program MBG