Aksi tagih paksa mata elang di Tangerang berujung cekcok dengan polisi, bongkar lagi modus preman jalanan berkedok debt collector

photo author
Ghin Ninda Wr, Genmilenial
- Minggu, 5 Oktober 2025 | 18:30 WIB
Menyoroti insiden debt collector atau disebut juga mata elang yang menagih nasabah di Tangerang berujung cekcok dengan polisi (X.com/@PolsekTangerang)
Menyoroti insiden debt collector atau disebut juga mata elang yang menagih nasabah di Tangerang berujung cekcok dengan polisi (X.com/@PolsekTangerang)

GENMILENIAL.ID – Aksi debt collector atau yang populer disebut mata elang kembali menuai sorotan publik.

Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan cekcok antara oknum mata elang dan petugas kepolisian di kawasan Kelapa Dua, Tangerang, usai penarikan paksa kendaraan milik warga.

Insiden yang terjadi pada Jumat, 3 Oktober 2025 itu bermula ketika sejumlah mata elang menghentikan pengendara ojek online dan menarik mobilnya karena disebut menunggak cicilan selama tiga bulan.

Situasi memanas setelah polisi datang ke lokasi dan para penagih menolak kehadiran aparat.

Baca Juga: Evakuasi korban ambruknya Ponpes Al Khoziny diwarnai aksi keluarga terobos puing, BNPB ingatkan bahaya runtuhan ‘pancake’

Cekcok dengan polisi di tengah aksi penarikan paksa

Kapolsek Kelapa Dua, Kompol Gusperihatinzen, menjelaskan bahwa pihaknya menerima laporan dari masyarakat mengenai penarikan paksa kendaraan roda empat oleh kelompok debt collector.

“Benar, ada laporan dari pengemudi ojol yang kendaraannya ditarik secara paksa. Saat petugas datang, sempat terjadi adu mulut karena mereka tidak senang dengan tindakan polisi,” ujar Gusperihatinzen di Tangerang.

Menurutnya, petugas hanya menjalankan tugas penegakan hukum.

Baca Juga: Tepuk sakinah, doa sunyi di tengah lonjakan perceraian: Antara edukasi, gimik, dan harapan keluarga Indonesia

“Mereka menolak kehadiran polisi, tapi kami tegas: semua tindakan premanisme akan kami tindak,” tegasnya.

Deretan kasus serupa di berbagai daerah

Kasus ini menambah panjang daftar aksi premanisme di jalan raya yang dilakukan oleh oknum mata elang.

Dalam beberapa bulan terakhir, sejumlah daerah juga digegerkan dengan insiden serupa.

1. Bentrokan dengan warga di Tigaraksa

Pada 18 September 2025, dua oknum mata elang nyaris dihakimi warga Kampung Tegal Baju, Tigaraksa, Tangerang setelah membuntuti pengendara motor untuk menarik kendaraannya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ghin Ninda Wr

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X