Meski banyak tantangan, Said menilai MBG tetap penting sebagai program prioritas Presiden Prabowo untuk meningkatkan gizi anak-anak Indonesia.
Hanya saja, perbaikan sistem pelaksanaan mutlak dilakukan agar program berjalan lebih aman dan tepat sasaran.
“Kalau infrastrukturnya diperkuat, dari dapur, sanitasi, sampai tenaga ahli gizi, program ini bisa tetap dijalankan tanpa mengurangi esensinya,” pungkasnya.***
Artikel Terkait
Keracunan MBG sentuh 5.914 korban, Prabowo turun tangan evaluasi dan ingatkan: Jangan dipolitisasi!
MBG tersandung kasus keracunan, Presiden Prabowo panggil Kepala BGN dan minta jangan dipolitisasi
BGN berbenah usai menu burger untuk MBG dikritik, gandeng UMKM lokal dan larang produk kemasan pabrik
Terkini kasus keracunan MBG: Pemerintah tutup sementara dapur bermasalah, ahli gizi disiapkan Kemenkes
Telisik persoalan 2 desa di Bogor yang terancam dilelang, Mendes minta pemerintah dan DPR bertindak
Revisi UU BUMN masuk ke DPR, Mensesneg singgung peran Danantara dan wacana perampingan
Guncangan MBG di KBB: Ribuan siswa keracunan, bakteri pembusuk terungkap, hingga Gubernur Dedi usul dapur sekolah