Kasus keracunan massal MBG kian meluas: Pakar IDAI ingatkan bahaya dapur massal, sarankan hidupkan kantin sekolah

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Jumat, 26 September 2025 | 16:49 WIB
Menyoroti kasus keracunan massal yang dialami para siswa yang diduga imbas menu MBG tak layak di sekolah (Instagram.com/@badangizinasional.ri)
Menyoroti kasus keracunan massal yang dialami para siswa yang diduga imbas menu MBG tak layak di sekolah (Instagram.com/@badangizinasional.ri)

Baca Juga: DPRD Subang sahkan perubahan perangkat daerah, Kang Rey soroti pentingnya riset dan layanan pemadam mandiri

“Dari makanan matang maksimal 6 jam harus sudah disantap. Kalau lebih, risikonya tinggi,” kata Nanik dalam konferensi pers di Bogor.

Korban terus bertambah

Data Dinkes Bandung Barat per 24 September 2025 mencatat 500 anak keracunan di Cipongkor, dari total 3.800 penerima MBG.

Di Mekarmukti Cihampelas, lebih dari 50 siswa juga mengalami gejala serupa. Angka ini diyakini masih bisa bertambah.

Baca Juga: DPRD Subang bahas Raperda Rencana Induk Pariwisata 2025–2030, Bupati tegaskan dukungan penuh

Kasus yang terus berulang ini memperlihatkan rapuhnya sistem keamanan pangan MBG.

Para ahli pun menekankan perlunya evaluasi serius, termasuk opsi menghidupkan kembali kantin sekolah sebagai solusi jangka panjang.***

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X