“Dari makanan matang maksimal 6 jam harus sudah disantap. Kalau lebih, risikonya tinggi,” kata Nanik dalam konferensi pers di Bogor.
Korban terus bertambah
Data Dinkes Bandung Barat per 24 September 2025 mencatat 500 anak keracunan di Cipongkor, dari total 3.800 penerima MBG.
Di Mekarmukti Cihampelas, lebih dari 50 siswa juga mengalami gejala serupa. Angka ini diyakini masih bisa bertambah.
Baca Juga: DPRD Subang bahas Raperda Rencana Induk Pariwisata 2025–2030, Bupati tegaskan dukungan penuh
Kasus yang terus berulang ini memperlihatkan rapuhnya sistem keamanan pangan MBG.
Para ahli pun menekankan perlunya evaluasi serius, termasuk opsi menghidupkan kembali kantin sekolah sebagai solusi jangka panjang.***
Artikel Terkait
Kasus keracunan siswa merebak di 6 daerah, alarm serius standar kebersihan program MBG
352 Siswa keracunan massal di Bandung Barat, Dedi Mulyadi janji evaluasi program MBG
Kasus keracunan MBG jadi KLB: BGN konsisten salahkan SPPG, Waka baru bentuk Tim Investigasi Khusus
11 Siswa SD di Subang diduga keracunan usai santap MBG, Dinkes kirim sampel ke laboratorium
Kritik pedas dr. Tan Shot Yen soal MBG: Dari SPPG yang bermasalah hingga tuntutan transparansi anggaran
Badai kasus keracunan terpa program MBG di sekolah, kritik menu makanan kian tajam
11 Siswa SD di Subang diduga keracunan usai santap MBG, Bupati janji perketat pengawasan SPPG