GENMILENIAL.ID – Gelombang kasus keracunan massal yang menimpa program Makan Bergizi Gratis (MBG) mengguncang kepercayaan publik.
Alih-alih menjadi jawaban atas masalah gizi anak, program ini justru menghadapi ujian serius setelah ratusan siswa jatuh sakit hanya dalam tiga hari terakhir.
Kementerian dan lembaga terkait berusaha memberikan klarifikasi, namun masyarakat tetap curiga.
Transparansi investigasi kini menjadi tuntutan utama agar kasus keracunan tidak berhenti sebagai insiden, melainkan menjadi momentum perbaikan menyeluruh.
Baca Juga: Sabotase di PBB? Trump alami eskalator mati, audio tak terdengar saat pidato
Investigasi dan krisis kepercayaan
Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik S. Deyang menyebut pihaknya telah membentuk tim investigasi khusus yang bekerja sama dengan kepolisian, BPOM, dan dinas kesehatan.
“Tim investigasi sudah dibentuk, ada tim internal dari kami dan sekarang lagi proses, bahkan sudah mulai berjalan,” ujar Nanik di Jakarta, Kamis, 25 September 2025.
Namun, langkah ini dinilai belum cukup untuk meredakan krisis kepercayaan. Di Bandung Barat, tercatat 842 orang menjadi korban keracunan setelah mengonsumsi makanan MBG.
Kepala Dinas Kesehatan Bandung Barat, Lia N. Sukandar, merinci bahwa kasus pertama terjadi pada Senin, 22 September 2025 dengan 393 korban.
Dua hari kemudian, jumlah korban bertambah 449 orang. Fakta ini memperlihatkan adanya celah serius dalam standar penyediaan makanan bergizi.
Kritik pedas soal menu
Selain isu keamanan pangan, pilihan menu dalam program MBG juga menuai kritik. Ahli gizi dr. Tan Shot Yen menilai pemberian burger dan spageti di sekolah merupakan bentuk pengingkaran terhadap kekayaan pangan lokal Indonesia.
Artikel Terkait
Kasus keracunan siswa merebak di 6 daerah, alarm serius standar kebersihan program MBG
Usulan DPR ganti MBG jadi uang tunai, istana tegaskan skema makanan siap santap tetap terbaik
Perumda Tirta Rangga Subang sambung jaringan air bersih ke Pelabuhan Patimban dan Dapur MBG
352 Siswa keracunan massal di Bandung Barat, Dedi Mulyadi janji evaluasi program MBG
Kasus keracunan MBG jadi KLB: BGN konsisten salahkan SPPG, Waka baru bentuk Tim Investigasi Khusus
11 Siswa SD di Subang diduga keracunan usai santap MBG, Dinkes kirim sampel ke laboratorium
Kritik pedas dr. Tan Shot Yen soal MBG: Dari SPPG yang bermasalah hingga tuntutan transparansi anggaran