GENMILENIAL.ID – TNI dikerahkan untuk membantu pengamanan aksi demo di depan Gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, pada Senin, 25 Agustus 2025.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Ade Ary Syam Indradi, menegaskan keterlibatan TNI sudah termasuk dalam standar operasional prosedur (SOP) pengamanan.
“Dalam setiap kegiatan pengamanan, Polda Metro Jaya tentu tidak bekerja sendiri. Seluruh stakeholder diajak bekerja sama,” ujar Ade Ary kepada wartawan di lokasi.
Baca Juga: Rangkaian gempa RI pada 20–21 Agustus, BMKG catat 15 wilayah terdampak
Pengamanan aksi tersebut melibatkan tim gabungan dari Kodam Jaya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Polres, Polsek, dan Kodim.
“Itu merupakan SOP bahwa pemeliharaan Kamtibmas dilaksanakan secara bersinergi. Bapak Kapolda dan Bapak Pangdam juga hadir di lokasi pengamanan,” tambahnya.
Ade Ary menekankan, pihak kepolisian ingin aspirasi peserta demo tersampaikan dengan aman.
Baca Juga: China buka peluang bawa investor untuk bangun infrastruktur dan perumahan di IKN
Meski demo sempat ricuh, mulai dari separator busway rusak hingga pembakaran motor, pihak keamanan sudah melakukan tindakan awal berupa imbauan dan edukasi.
Aksi pada 25 Agustus tersebut menuntut penghapusan tunjangan untuk anggota DPR, yang beberapa waktu terakhir ramai diperbincangkan.
Beberapa tunjangan dinilai sebagai pemborosan di tengah kebijakan efisiensi dan kondisi masyarakat saat ini.***
Artikel Terkait
Proses hukum tetap berjalan, 16 mahasiswa Trisakti masih berstatus tersangka usai ricuh demo
Chaos di Los Angeles: Migran demo besar gegara razia Trump, Gubernur Newsom murka
Demo tolak kebijakan ODOL di Monas dibubarkan polisi, enam orang diamankan
Polisi pastikan tak ada korban jiwa dalam demo tuntut mundur Bupati Pati
Bupati Pati Sudewo tolak mundur, sebut demo jadi pembelajaran
Bupati Pati Sudewo dihantam demo besar dan dugaan suap proyek kereta
Imbas demo ricuh di DPR, operasional KRL terbatas hanya sampai Stasiun Kebayoran