Kemenperin tangani 10 aduan gangguan suplai gas HGBT, industri minta pasokan aman

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Selasa, 26 Agustus 2025 | 01:48 WIB
Juru Bicara Kemenperin, Febri Hendri Antoni Arif, menyebut ada sepuluh laporan yang diterima terkait pasokan gas Harga Gas Bumi Tertentu (HGBT) (Instagram/febrihendri)
Juru Bicara Kemenperin, Febri Hendri Antoni Arif, menyebut ada sepuluh laporan yang diterima terkait pasokan gas Harga Gas Bumi Tertentu (HGBT) (Instagram/febrihendri)

GENMILENIAL.ID – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menerima sedikitnya 10 laporan gangguan pasokan gas dari pelaku industri penerima program Harga Gas Bumi Tertentu (HGBT).

Aduan itu disampaikan melalui Pusat Krisis Industri Pengguna HGBT, wadah khusus yang dibentuk pemerintah untuk menampung keluhan terkait distribusi gas.

10 laporan masuk dari industri dan asosiasi

Juru Bicara Kemenperin, Febri Hendri Antoni Arif, mengatakan aduan datang baik dari perusahaan maupun asosiasi industri.

Baca Juga: Kemenhub hapus jembatan timbang, ganti teknologi mirip ETLE untuk pantau truk ODOL

“Ada 10 pengaduan yang masuk kepada kami, baik dari industrinya langsung maupun dari asosiasi industri," ujar Febri di Tangerang, Banten, Kamis 21 Agustus 2025.

Menurutnya, pemerintah akan menindaklanjuti laporan tersebut dan meminta produsen gas tidak melakukan pembatasan yang bisa merugikan dunia usaha.

Gangguan pasokan ancam investasi dan produksi

Febri menegaskan krisis pasokan gas dapat berdampak serius terhadap sektor manufaktur.

“Sekali lagi, krisis ini sangat-sangat berdampak terhadap industri manufaktur, terhadap citra iklim investasi, terhadap proses produksi, dan juga terhadap peningkatan lapangan kerja,” katanya.

Baca Juga: Fahri Hamzah usul subsidi tanah untuk tekan harga properti

Respon atas rencana pembatasan pasokan

Pusat Krisis Industri Pengguna HGBT dibentuk menyusul beredarnya surat dari produsen gas yang menyebut adanya rencana pembatasan pasokan hingga 48 persen.

Keberadaan pusat aduan ini diharapkan bisa memberi rasa aman bagi investasi manufaktur, sekaligus menjaga stabilitas pasokan energi.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X