IFG perkuat peran strategis di industri asuransi lewat Indonesia Professional Insurance Forum 2025

photo author
Yaya Suryana, Genmilenial
- Sabtu, 9 Agustus 2025 | 22:10 WIB
Ilustrasi pelaksanaan forum diskusi - IFG memberi dukungan perkembangan asuransi nasional lewat forum-forum (Unsplash/amstram)
Ilustrasi pelaksanaan forum diskusi - IFG memberi dukungan perkembangan asuransi nasional lewat forum-forum (Unsplash/amstram)

GENMILENIAL.ID – Indonesia Financial Group (IFG) mempertegas perannya sebagai holding BUMN Asuransi, Penjaminan, dan Investasi dengan berpartisipasi aktif dalam Indonesia Professional Insurance Forum 2025 yang digelar Asosiasi Ahli Manajemen Asuransi Indonesia (AAMAI) di Hotel Royal Ambarrukmo, Yogyakarta, 6–8 Agustus 2025.

Forum bertema 'Navigating Geopolitical Threats and Opportunities in the Insurance Industry' ini menjadi ajang strategis bagi para pelaku industri untuk berbagi wawasan dan strategi menghadapi tantangan geopolitik global yang berpengaruh pada sektor asuransi.

“IFG selalu mendukung forum yang membahas isu-isu penting bagi keberlanjutan industri asuransi. Melalui ajang ini, kami berkontribusi memperkuat tata kelola risiko dan inovasi adaptif di tengah ketidakpastian global,” ujar Sekretaris Perusahaan IFG, Denny S. Adji.

Baca Juga: Perbedaan aki kering dan aki basah: Mana yang cocok untuk kendaraan harian?

Tema forum dinilai relevan dengan kondisi global saat ini, mulai dari ketegangan antarnegara, perang dagang, pergeseran aliansi strategis, hingga kebijakan nasionalistik yang berdampak pada penilaian risiko, penjaminan, dan pengelolaan klaim.

Selain membahas strategi manajemen risiko dan pengembangan produk, forum juga menyoroti peran teknologi dalam meningkatkan daya saing industri, serta pentingnya sinergi antara pelaku usaha, regulator, dan pemangku kepentingan.

Partisipasi IFG dalam forum ini sejalan dengan visinya mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

Dukungan tersebut diperkuat riset IFG Progress yang memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia 2025 di kisaran 4,7–5,0 persen, dengan sektor jasa keuangan dan asuransi mencatat kontribusi positif sebesar 0,13 persen pada triwulan II 2025 menurut BPS.

Baca Juga: IFG dukung pagelaran ketoprak financial ‘Samber Nyawa’ untuk lestarikan budaya tradisional

Rangkaian kegiatan forum meliputi program CSR, intimate dining di Benteng Vredeburg, hingga wisata edukatif di kawasan Borobudur yang diikuti pelaku industri asuransi nasional dan internasional.

“Keterlibatan IFG tidak hanya memberi nilai tambah bagi ekosistem industri, tetapi juga memperkuat kompetensi dan wawasan para pelaku asuransi di seluruh Indonesia, sekaligus menegaskan peran IFG sebagai motor penggerak inovasi dan kolaborasi,” tutup Denny.***

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yaya Suryana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X