Baca Juga: Sunscreen SPF 30 vs SPF 50, ini bedanya dan cara memilih yang tepat
Keputusan AS ini diprediksi dapat memicu ketegangan baru dalam hubungan bilateral kedua negara, yang selama ini cukup erat dalam bidang teknologi, pertahanan, dan perdagangan.
Selain itu, kenaikan tarif ini juga berpotensi berdampak pada harga produk India di pasar Amerika dan strategi perdagangan New Delhi ke pasar global.
Hingga kini, kedua pemerintah masih melakukan evaluasi dan komunikasi untuk meredam potensi konflik dagang yang lebih besar.
Para analis menilai keputusan AS sebagai langkah strategis untuk menekan negara-negara yang tetap berhubungan dengan Rusia, sambil mempertahankan posisi politik dan ekonominya di kancah internasional.***
Artikel Terkait
Indonesia siapkan langkah negosiasi hadapi tarif AS, meski posisi Dubes di Washington masih kosong
Trump terapkan tarif 32 persen untuk produk RI mulai Agustus, Istana: Masih ada peluang negosiasi
Trump puji Prabowo usai kesepakatan penurunan tarif dagang RI-AS: Cerdas dan sangat populer
Istana tegaskan Indonesia tak mundur dari BRICS meski dihantui ancaman tarif tambahan AS
Kesepakatan dagang Trump–Prabowo dikritik, warga AS: Konsumen Amerika yang bayar 19 persen tarif!
Filipina sepakati tarif dagang 19 persen dengan AS, ikuti jejak Indonesia
Perusahaan China ramai-ramai alihkan investasi ke Indonesia untuk hindari tarif tinggi AS