Fakta di balik senyum Tom Lembong saat diborgol, ternyata pesan sang istri jadi alasan

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Minggu, 10 Agustus 2025 | 23:13 WIB
Tom Lembong mengenakan ‘rompi pink’ setelah ditetapkan sebagai tersangka dugaan korupsi impor gula (Instagram.com/@tomlembong)
Tom Lembong mengenakan ‘rompi pink’ setelah ditetapkan sebagai tersangka dugaan korupsi impor gula (Instagram.com/@tomlembong)

GENMILENIAL.ID – Politikus dan mantan Menteri Perdagangan, Tom Lembong, mengungkap alasan di balik momen ikoniknya saat tersenyum ke arah kamera wartawan meski tengah diborgol dan mengenakan rompi tahanan korupsi.

Cerita itu ia sampaikan saat melakukan siaran langsung bersama Anies Baswedan di YouTube dan TikTok, Kamis 7 Agustus 2025.

Menurut Tom, senyum yang ia tunjukkan kala itu merupakan keputusan sadar yang ia ambil di tengah situasi sulit.

Baca Juga: Belajar dari kasus di Bali, Menkumham tegaskan royalti bukan pajak, negara tak terima sepeserpun

“Setelah prosedur (penahanan) selesai ya dikenakan rompi merah jambu, rompi pink, dan borgol, di kepala saya cuma ada dua pilihan: nangis atau senyum,” ucap Tom.

“Entah kenapa, pilihannya ya seperti yang sudah terlihat, tersenyum,” tambahnya.

Ia mengaku teringat pesan sang istri, Franciska, yang selalu mengingatkannya untuk tetap bersinar dan tenang di segala situasi.

“Yang masuk di kepala saya adalah imbauan istri saya, apapun yang terjadi harus selalu bersinar, terus adem,” ungkapnya.

Baca Juga: Menyelami filosofi Avicenna tentang mental jiwa yang kuat, hidupkan kecerdasan seseorang

Tom juga menyadari bahwa senyum tersangka bisa menimbulkan persepsi negatif di mata publik.

“Saya tahu dalam perkara lain, tersangka senyum bisa memicu reaksi negatif, tapi sekali lagi entah kenapa itu yang jadi pilihan di kepala saya,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Tom turut menceritakan malam pertamanya di tahanan Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan, yang berada di kawasan TB Simatupang.

“Sarana tahanan kecil, hanya satu koridor dengan delapan kamar, kapasitas 14 orang,” ujarnya.

Baca Juga: Kemensos siapkan ribuan laptop dan seragam untuk siswa sekolah rakyat, Saifullah Yusuf: Tidak ada kongkalikong

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X