GENMILENIAL.ID – Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi), merespons pemberian abolisi kepada Tom Lembong dan amnesti bagi Hasto Kristiyanto oleh Presiden Prabowo Subianto dengan menyebutnya sebagai hak istimewa yang melekat pada jabatan Presiden.
“Itu hak prerogatif, hak istimewa yang diberikan oleh Undang-Undang Dasar kita kepada Presiden,” kata Jokowi saat ditemui di Solo, Jumat, 1 Agustus 2025.
Jokowi menegaskan bahwa keputusan tersebut merupakan kewenangan penuh kepala negara dan diyakini telah melalui pertimbangan matang.
Baca Juga: Lewotobi Laki-Laki meletus dahsyat: Kolom abu 10 ribu meter, langit memerah
“Saya kira ya setelah melewati pertimbangan-pertimbangan hukum, pertimbangan sosial politik, sudah dihitung semuanya,” ujarnya.
Ia juga memastikan bahwa hubungannya dengan Prabowo tetap baik, bahkan keduanya baru saja bertemu dalam suasana santai.
“Baru saja beliau ke rumah, baru aja kita ngebakmi bareng sampai jam 12 malam,” ungkap Jokowi sambil tersenyum.
Pertemuan itu disebut berlangsung saat Prabowo menghadiri Kongres Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di Solo.
Baca Juga: Anies Baswedan sambut abolisi Tom Lembong: Waktu tak bisa kembali, tapi esok bisa dimenangkan
Sebagai informasi, Presiden Prabowo memberikan abolisi kepada mantan Mendag Tom Lembong yang divonis 4,5 tahun penjara dalam kasus korupsi impor gula, serta amnesti kepada Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto atas vonis 3,5 tahun dalam kasus suap PAW anggota DPR untuk Harun Masiku.
Keputusan tersebut dikukuhkan lewat Surat Presiden Nomor 42/Pres072725 tertanggal 30 Juli 2025, dan telah mendapatkan persetujuan DPR melalui rapat konsultasi bersama pemerintah.***
Artikel Terkait
Jokowi: Masuk Senayan bukan lagi target, tapi keharusan untuk PSI di Pemilu 2029
Candaan Jokowi soal nama Mulyono di reuni UGM: Jangan nambah masalah lagi
Tom Lembong ajukan banding atas vonis kasus gula, Kuasa Hukum: Tidak ada unsur niat jahat
Langkah politik berani: Prabowo ampuni Tom Lembong dan Hasto demi soliditas nasional
Abolisi Tom Lembong disetujui DPR, Kejagung: Kami akan pelajari dulu
Kenapa Tom Lembong dan Hasto diberi pengampunan? Ini alasan Prabowo yang tak biasa
Anies Baswedan sambut abolisi Tom Lembong: Waktu tak bisa kembali, tapi esok bisa dimenangkan