Penetapannya membuka babak baru dalam penyelidikan Kejagung atas korupsi BBM yang diyakini melibatkan jaringan luas, dari pihak internal Pertamina hingga pelaku swasta kelas atas.
Selain Riza, delapan tersangka lain berasal dari jajaran mantan petinggi Pertamina dan mitra terkait.
Di antaranya adalah AN (eks VP Supply & Distribution Pertamina 2011–2015) dan HB (eks Direktur Pemasaran Niaga 2014), serta sejumlah pihak swasta lainnya.
Kasus ini telah menyeret total 18 orang tersangka, termasuk Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga, Riva Siahaan.
Baca Juga: Ahmad Dhani laporkan Lita Gading terkait dugaan dukungan perundungan terhadap putrinya
Skandal tersebut dinilai sebagai salah satu kasus korupsi terbesar dalam sejarah tata kelola energi Indonesia.
Penyidikan masih berlanjut. Kejagung menegaskan, siapa pun yang terlibat akan ditindak tanpa pandang bulu.***
Artikel Terkait
Diperiksa Kejagung atas dugaan korupsi BBM Pertamina, influencer Fitra Eri: Keahlian di bidang otomotif
Kejagung bongkar awal mula skandal suap 3 hakim pemberi vonis lepas kasus korupsi minyak goreng
Babak baru korupsi Pertamina: Kejagung limpahkan 9 tersangka kasus minyak mentah ke Pengadilan
Kejagung sita 72 mobil mewah PT Sritex, dugaan korupsi kredit capai Rp24 miliar
Wakil Ketua KPK mengaku sedih lihat persepsi korupsi RI tertinggal dari Malaysia dan Singapura
KPK periksa Gubernur Khofifah di Polda Jatim, terkait skandal dugaan korupsi dana hibah Pokmas
Nadiem Makarim penuhi panggilan kedua di Kejagung, diperiksa soal dugaan korupsi Chromebook Rp9,9 triliun