Ridwan Kamil juga menyebut bahwa memilih waktu pengerjaan harus dilandasi asas maslahat terbesar.
“Bapak mengambil keputusan yang keburukannya paling banyak,” katanya kepada petugas.
Unggahan tersebut mendapat respons luas dari netizen. Banyak yang mengapresiasi sikap Ridwan Kamil yang tetap menunjukkan keberpihakan pada publik meski tidak lagi menjabat, serta menyerukan perlunya reformasi dalam manajemen transportasi udara nasional.
Insiden ini kembali menjadi alarm penting tentang perlunya koordinasi antara operator bandara, maskapai, dan pengelola proyek untuk meminimalkan gangguan terhadap masyarakat pengguna jasa penerbangan.***
Artikel Terkait
3 Fakta terkini pencurian barang berharga dalam koper penumpang pesawat di Bandara Makassar, perhiasan 4 gram raib!
Kebakaran pabrik plastik di sekitar kawasan Bandara Soetta, 47 pesawat sempat berputar-putar di udara
Air zamzam dibuang di Bandara, petugas imbau jemaah haji patuhi aturan demi keselamatan penerbangan
Ridwan Kamil gugat balik Lisa Mariana Rp105 miliar, tuding ada upaya merusak reputasi publik
Pemulangan jemaah haji Indonesia masuki fase akhir, dimulai dari Bandara Madinah
Dituntut Rp105 miliar oleh Ridwan Kamil, Lisa Mariana: Saya yang dirugikan secara psikis dan anak jadi korban
Lisa Mariana ungkap dihubungi ajudan Ridwan Kamil: Ditawari puluhan juta untuk 'tutup mulut'