Kebakaran pabrik plastik di sekitar kawasan Bandara Soetta, 47 pesawat sempat berputar-putar di udara

photo author
Ghin Ninda Wr, Genmilenial
- Jumat, 4 April 2025 | 04:31 WIB
Ilustrasi pesawat terbang di udara (Unsplash.com/Ross Parmly)
Ilustrasi pesawat terbang di udara (Unsplash.com/Ross Parmly)

GENMILENIAL.ID - Perum Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia (LPPNPI) atau AirNav Indonesia mengungkap sebanyak 47 pesawat mengalami holding (berputar-putar di udara).

Hal itu akibat kepulan asap tebal dari kebakaran pabrik plastik di sekitar kawasan Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) Tangerang, Banten, pada Minggu, 30 Maret 2025 sore WIB.

Sekretaris Perusahaan AirNav Indonesia, Hermana Soegijantoro mengatakan akibat kepulan asap, 47 pesawat sempat tertahan di udara.

Baca Juga: Ayu Aulia bongkar bukti baru, ternyata Lisa Mariana mengaku bohong dan ucap terima kasih ke Ridwan Kamil: Motif fitnahnya uang

"Akibat dari kepulan asap kebakaran ini, terdapat 47 pesawat holding di langit Jakarta," kata Hermana melalui siaran pers di Tangerang, pada Minggu, 30 Maret 2025.

Hermana menyebut, selain 47 pesawat berputar-putar di udara, juga terdapat satu pesawat melakukan Return To Base (RTB) atau kembali mendarat ke asal bandara itu.

"Ya, ada satu pesawat melakukan Return To Base (RTB) to Palembang," ungkapnya.

Herman menjelaskan, prosedur holding dan RTB itu merupakan prosedur penerbangan yang harus dilakukan ketika terjadi situasi cuaca buruk.

Baca Juga: Hadis dan sejarah salat Idul Fitri di lapangan yang umum dilakukan di Indonesia

Hal itu dilaksanakan sebagai upaya menjaga keselamatan para pengguna jasa penerbangan pada angkutan mudik Lebaran 2025 di Bandara Soetta.

"AirNav Indonesia akan terus melakukan koordinasi yang erat dengan stakeholder penerbangan guna memastikan keselamatan dan kenyamanan layanan navigasi," terang Hermana.

Ia menerangkan, peristiwa kebakaran di sekitar kawasan bandara saat penerbangan pada pukul 14.00 WIB, mengakibatkan kepulan asap tebal menjalar ke sisi udara bagian utara Bandara Soekarno-Hatta.

Maka, AirNav Indonesia langsung memutuskan untuk membagi wilayah operasi Runway (RWY), yaitu di antaranya Runway kedatangan semula RWY 24 dialihkan RWY 25R (25 right) hanya untuk keberangkatan, dan RWY 25L (25 left) hanya untuk kedatangan pesawat.

Baca Juga: Sebaiknya dahulukan mengganti puasa Ramadan atau puasa 6 hari Syawal? ini 3 penjelasannya

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ghin Ninda Wr

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X