Ia menegaskan bahwa setiap jemaah membawa identitas daerah, sehingga perilaku yang ditunjukkan akan mencerminkan masyarakat Subang secara keseluruhan.
Menurutnya, sikap disiplin, tertib, serta saling menghargai antarjemaah menjadi hal penting yang harus dijaga.
Baca Juga: Sungai tercemar sampah, Sekda Subang serukan aksi nyata lewat Run For River
Dengan begitu, jemaah asal Subang dapat memberikan kesan positif di tengah jutaan umat Muslim dari berbagai negara.
Ia juga berharap jemaah dapat menjaga nama baik daerah dengan menunjukkan perilaku yang santun dan bertanggung jawab selama menjalankan ibadah.
Kekompakan jadi kekuatan bersama
Dalam kesempatan tersebut, Asep turut menekankan pentingnya menjaga kekompakan antarjemaah.
Ia menyebut bahwa kebersamaan akan sangat membantu dalam menghadapi berbagai situasi di lapangan.
Baca Juga: 900 Santri Tebuireng diedukasi IFG, waspada pinjol ilegal hingga investasi bodong
Saling membantu, mengingatkan, dan peduli terhadap sesama jemaah menjadi kunci agar seluruh rangkaian ibadah dapat berjalan dengan lancar.
Terlebih, banyak jemaah yang membutuhkan perhatian khusus, terutama lansia.
Dengan kesiapan fisik, sikap yang baik, serta kekompakan yang terjaga, diharapkan seluruh jemaah haji asal Subang dapat menjalankan ibadah dengan khusyuk dan kembali ke tanah air sebagai haji yang mabrur.***