Dilema pendidikan Islam modern: Lembaga yang kaku atau murid yang problematis?

photo author
Yaya Suryana, Genmilenial
- Jumat, 31 Oktober 2025 | 09:47 WIB
Aghitsna Waliyaz Zulfa, Mahasiswa tingkat ke-4 di Universitas al-Ahgaff, Tarim
Aghitsna Waliyaz Zulfa, Mahasiswa tingkat ke-4 di Universitas al-Ahgaff, Tarim

Menurutnya, lembaga pendidikan perlu kembali mengintegrasikan tiga pilar pemikiran Islam klasik agar tetap relevan dengan zaman. Sementara itu, murid juga harus membuka hati dan berbenah diri.

“Pendidikan Islam sejatinya adalah pertemuan antara hati yang bersih, nalar yang jernih, dan sistem yang terbuka terhadap perubahan,” ujarnya.***

 

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yaya Suryana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X