Sejarah perjalanan demokrasi, menuju kesetaraan dan kebebasan

photo author
Abdul Rouf, Genmilenial
- Kamis, 15 Februari 2024 | 01:05 WIB
Ilustrasi (Pixabay_Leonhard_Niederwimmer)
Ilustrasi (Pixabay_Leonhard_Niederwimmer)

GENMILENIAL.ID - Dunia telah menyaksikan perubahan dramatis dalam sistem pemerintahan sepanjang sejarahnya.

Salah satu evolusi paling signifikan adalah lahirnya demokrasi. Dari zaman kuno hingga era modern, konsep ini telah menjadi landasan bagi banyak negara dalam upaya mereka untuk mencapai kesetaraan, keadilan, dan kebebasan.

1. Akar demokrasi di Yunani kuno

Sejarah demokrasi dimulai di kota-kota kuno Yunani, seperti Athena, di mana warga kota mempraktikkan bentuk pemerintahan yang disebut demokrasi langsung.

Di sini, warga negara berhak untuk berpartisipasi dalam pengambilan keputusan politik secara langsung, tanpa perantara.

Baca Juga: Pemilu Indonesia 2024, melibatkan dua proses, Pileg dan Pilpres

Meskipun terbatas hanya pada sebagian kecil populasi, biasanya laki-laki dewasa yang tidak menjadi budak atau warga asing demokrasi, Athena memberikan inspirasi bagi pembentukan sistem pemerintahan di masa depan.

2. Tumbuhnya demokrasi representatif di Eropa

Pada Abad Pertengahan, demokrasi dalam arti modernnya belum sepenuhnya muncul.

Namun, gerakan-gerakan seperti Magna Carta (1215) di Inggris menetapkan batasan kekuasaan raja dan membuka jalan bagi prinsip-prinsip representasi rakyat dalam pembuatan keputusan politik.

Revolusi Inggris pada abad ke-17 dan Revolusi Amerika (1776) lebih lanjut mengukuhkan prinsip-prinsip demokrasi representatif, dengan menyatakan bahwa pemerintahan harus berasal dari persetujuan rakyat.

Baca Juga: Lakukan peninjauan langsung ke TPS, Pj Bupati Subang sebut kondisi pemilu di Kabupaten Subang kondusif

3. Perjuangan menuju kesetaraan di Abad ke-19

Abad ke-19 menyaksikan gerakan besar menuju demokrasi di seluruh dunia.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Abdul Rouf

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X