Baca Juga: Jangan sampai terlambat! Pemutihan pajak kendaraan di sejumlah daerah segera berakhir
Kombinasi kapasitas mesin, tenaga, dan transmisi tersebut menjadi modal utama motor ini ketika menghadapi lintasan dengan beragam kondisi permukaan.
Sasis aluminium dan suspensi showa
Selain performa mesin, bobot dan pengendalian menjadi aspek penting dalam motor motocross. Ducati Desmo450 MX menggunakan rangka aluminium tipe twin-spar serta lengan ayun berbahan aluminium.
Konstruksi tersebut membantu menjaga bobot kering motor di angka 104,8 kilogram.
Bobot yang relatif ringan menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung kelincahan ketika pengendara harus melewati tikungan, gundukan, hingga lintasan tanah yang tidak rata.
Pada bagian kaki-kaki, Ducati menyematkan suspensi depan Showa upside-down berdiameter 49 mm dengan teknologi closed-cartridge dan lapisan Kashima Coating.
Bagian belakang menggunakan monoshock Showa yang dapat disetel sesuai kebutuhan pengendara dan karakter lintasan.
Pengaturan suspensi ini memungkinkan penyesuaian terhadap kebutuhan berkendara di medan motocross.
Sistem pengereman menggunakan cakram Galfer yang dipadukan dengan kaliper Brembo. Perpaduan komponen tersebut melengkapi perangkat pengendalian Desmo450 MX untuk menghadapi kebutuhan pengereman di lintasan.
Baca Juga: Polsek Subang sambangi sekolah, 700 pelajar diedukasi soal disiplin hingga tawuran
Fitur elektronik Ducati Desmo450 MX
Ducati tidak hanya mengandalkan mesin dan komponen mekanis. Desmo450 MX juga dibekali sejumlah fitur elektronik untuk membantu pengendara mengelola tenaga dan karakter motor.
Fitur yang tersedia meliputi Ducati Traction Control (DTC), Power Launch, Quick Shift, dan Engine Brake Control.