Baca Juga: ESAI: Pembebasan Edan Alexander dan peluang gencatan senjata di Gaza
Kang Rey menegaskan, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci agar petani tidak hanya menjadi penyuplai bahan baku, tetapi juga bagian dari rantai nilai industri gula secara menyeluruh.
“Petani tidak boleh tertinggal. Pemerintah daerah akan hadir melalui akses permodalan, teknologi pertanian, dan pemberdayaan yang berkelanjutan,” tegasnya.
Acara Hajat Petani Tebu sendiri diawali dengan prosesi adat mapag Nyai Pohaci, simbol penghormatan terhadap alam dan hasil bumi.
Di akhir acara, dilakukan penebangan tebu secara simbolis sebagai tanda dimulainya panen raya 2025.***