HIPMI Subang, minta Pemda buat regulasi dan kebijakan yang pro terhadap pengusaha muda lokal Subang

photo author
Yaya Suryana, Genmilenial
- Sabtu, 20 Mei 2023 | 10:22 WIB
Kopdar dan Recruitmen anggota baru HIPMI di Abbey Kopi pada Jumat Sore, 19 Mei 2023
Kopdar dan Recruitmen anggota baru HIPMI di Abbey Kopi pada Jumat Sore, 19 Mei 2023

GENMILENIAL.ID - Ketua Umum BPC Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kabupaten Subang Kelvie Pratama meminta Pemerintah Daerah (Pemda) Subang untuk buat aturan regulasi dan kebijakan yang pro terhadap pengusaha muda di Kabupaten Subang.

"Ada kebijakan dari Pemerintah Daerah (Pemda) yang berpihak kepada pengusaha muda di Kabupaten Subang," kata Kelvie Pratama pada Genmilenial di Abbey Kopi dalam gelaran kopdar dan recruitmen HIPMI pada Jumat sore 19 Mei 2023.

Kata Kelvie, Pemerintah Daerah (Pemda) Subang harus melihat bahwa HIPMI Subang adalah bagian dari penggerak ekonomi di Kabupaten Subang.

Baca Juga: Kopdar dan recruitment anggota, HIPMI Subang diisi oleh pengusaha muda, masih fresh, usia dibawah 41 tahun

"Hampir setiap anggota di HIPMI rata-rata punya karyawan minimal lima sampai sepuluh," ucapnya.

Menurut Kelvie, yang saat ini juga menjabat sebagai Wakil Ketua KADIN Subang Bidang I (Organisasi, Keanggotaan, dan Hukum) akses para pengusaha muda terhadap permodalan saat ini sangat minim.

"Para pengusaha muda yang saat ini bergerak di Starup dan UMKM secara akses dan permodalan saat ini masih sangat kurang," kata Kelvie

Selain permodalan, akses terhadap pasar juga masih menjadi kendala utama bagi para pengusaha muda di Kabupaten Subang. Ia pun berharap Pemeringah Daerah Kabupaten Subang bisa membuka dan memfasilitasi para pengusaha muda Subang.

Baca Juga: Kunjungi Polres Subang, Mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Mandiri belajar keamanan sistem data pribadi

"Bagaimana pemerintah memetakan pasarnya seperti apa, ketika pasar sudah dibuka, banyak usaha yang akan mulai bermunculan di Kabupaten Subang," ucapnya

Disamping itu, Kelvie juga menyoroti soal kolaborasi industri besar yang ada di Kabupaten Subang, harus ada regulasi dan kebijakan yang mengatur dan keberpihakan terhadap pengusaha muda lokal di Subang.

"Dengan adanya industri masuk, kalau tidak ada kebijakan terhadap pengusaha muda, industri besar itu akan berkolaborasinya bukan dengan pengusaha lokal Subang," tuturnya.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yaya Suryana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X