Menteri PKP dorong KUR Perumahan di Subang: Negara tak boleh kalah dari rentenir

photo author
Yaya Suryana, Genmilenial
- Senin, 5 Oktober 2026 | 21:42 WIB
Menteri PKP Maruarar Sirait meninjau rumah subsidi di Perumahan Subang Buana Raya 2, Sukamelang, Subang, Senin 5 Oktober 2026)
Menteri PKP Maruarar Sirait meninjau rumah subsidi di Perumahan Subang Buana Raya 2, Sukamelang, Subang, Senin 5 Oktober 2026)

GENMILENIAL.ID – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait mendorong agar KUR Perumahan dan program PNM dapat masuk ke seluruh perumahan subsidi, termasuk di Kabupaten Subang, Jawa Barat.

Dorongan itu disampaikan Maruarar saat meninjau Perumahan Subsidi Subang Buana Raya 2 di wilayah Sukamelang, Kabupaten Subang, Senin 5 Oktober 2026. 

Menurut Maruarar, akses pembiayaan bagi masyarakat harus dibuat lebih cepat, mudah, dan murah.

Baca Juga: Profil Akhrol Riskullaev, wasit Uzbekistan yang kembali bertugas di Indonesia untuk laga final FIFA ASEAN Cup 2026

Hal tersebut dinilai penting agar masyarakat tidak bergantung pada pinjaman dengan bunga tinggi dari rentenir.

“Negara tidak boleh kalah dengan rentenir. Harus lebih cepat, lebih mudah, dan lebih murah,” tegas Maruarar Sirait.

KUR Perumahan didorong masuk kawasan subsidi

Maruarar mengatakan program perumahan tidak cukup hanya menyediakan hunian bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Akses pembiayaan juga menjadi bagian penting agar masyarakat bisa mendapatkan manfaat ekonomi dari kepemilikan rumah.

Baca Juga: Indonesia Vs Thailand di final FIFA ASEAN Cup 2026, Luciano Leandro beberkan 1 cara yang bisa bawa skuad Garuda menang

Karena itu, ia mendorong seluruh perumahan subsidi dapat masuk dalam segmentasi KUR Perumahan dan program PNM.

Skema tersebut diharapkan membuat masyarakat memiliki akses pembiayaan yang lebih terjangkau.

Dengan begitu, kebutuhan pembiayaan masyarakat tidak harus dipenuhi melalui pinjaman dengan bunga tinggi dari rentenir.

“Program rumah subsidi ini bukan hanya soal rumah, tetapi juga bagaimana memberikan dampak ekonomi kepada masyarakat,” ujar Maruarar.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Yaya Suryana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Kecilkan dapur MBG, perluas kesempatan usaha untuk rakyat

Minggu, 13 September 2026 | 21:18 WIB
X