GENMILENIAL.ID – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait mendorong agar KUR Perumahan dan program PNM dapat masuk ke seluruh perumahan subsidi, termasuk di Kabupaten Subang, Jawa Barat.
Dorongan itu disampaikan Maruarar saat meninjau Perumahan Subsidi Subang Buana Raya 2 di wilayah Sukamelang, Kabupaten Subang, Senin 5 Oktober 2026.
Menurut Maruarar, akses pembiayaan bagi masyarakat harus dibuat lebih cepat, mudah, dan murah.
Hal tersebut dinilai penting agar masyarakat tidak bergantung pada pinjaman dengan bunga tinggi dari rentenir.
“Negara tidak boleh kalah dengan rentenir. Harus lebih cepat, lebih mudah, dan lebih murah,” tegas Maruarar Sirait.
KUR Perumahan didorong masuk kawasan subsidi
Maruarar mengatakan program perumahan tidak cukup hanya menyediakan hunian bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).
Akses pembiayaan juga menjadi bagian penting agar masyarakat bisa mendapatkan manfaat ekonomi dari kepemilikan rumah.
Karena itu, ia mendorong seluruh perumahan subsidi dapat masuk dalam segmentasi KUR Perumahan dan program PNM.
Skema tersebut diharapkan membuat masyarakat memiliki akses pembiayaan yang lebih terjangkau.
Dengan begitu, kebutuhan pembiayaan masyarakat tidak harus dipenuhi melalui pinjaman dengan bunga tinggi dari rentenir.
“Program rumah subsidi ini bukan hanya soal rumah, tetapi juga bagaimana memberikan dampak ekonomi kepada masyarakat,” ujar Maruarar.
Artikel Terkait
Pengusaha top tanah air apresiasi Menteri PKP Maruarar Sirait dalam dukung program Prabowo, James Riady: Pak menteri mau turun ke lapangan!
Menteri PKP Maruarar Sirait percepat penyelesaian kasus Meikarta, pengembalian dana konsumen mulai mengalir lebih cepat dari jadwal
Persib menuju klub modern: Maruarar Sirait suntik investasi dan siapkan bursa saham
Maruarar Sirait janji bonus Rp100 juta untuk pemain Timnas U-23, Erick Thohir: Itu berkah untuk sepak bola
Menteri PKP Maruarar Sirait janjikan rumah bersubsidi untuk keluarga Affan Kurniawan
BRI jadi motor utama program 3 juta rumah, kinerja KUR Perumahan diapresiasi pemerintah
Menteri PKP sentil Bank BJB, kredit perumahan baru tersalur Rp90,7 miliar