Harga mobil listrik berpeluang lebih murah, BYD dikabarkan perluas ekspansi hingga bangun pabrik baterai sendiri

photo author
Yaya Suryana, Genmilenial
- Senin, 28 September 2026 | 15:54 WIB
Ilustrasi - menyoroti keberadaan pabrik baterai kendaraan listrik di RI yang berpeluang menjadikan mobil listrik lebih murah dari harga pasar saat ini (Unsplash.com/@vanyasmythe)
Ilustrasi - menyoroti keberadaan pabrik baterai kendaraan listrik di RI yang berpeluang menjadikan mobil listrik lebih murah dari harga pasar saat ini (Unsplash.com/@vanyasmythe)

“Kami mengganti elektrolit cair dalam baterai menjadi elektrolit solid-state yang tidak mudah terbakar,” ujar Yang Zhao dalam sebuah video penjelasan, dikutip Senin, 28 September 2026.

Baca Juga: Kapan bansos PKH BPNT tahap 4 cair? Siap-siap pencairan Oktober-Desember 2026

BYD siapkan pabrik baterai EV sendiri

Perkembangan teknologi baterai juga menjadi perhatian produsen kendaraan listrik asal Tiongkok, BYD.

Produsen mobil tersebut dikabarkan mulai memperluas ekspansinya di pasar internasional, termasuk dengan membangun fasilitas baterai EV sendiri.

BYD baru saja menyelesaikan pembangunan pabrik pertamanya di Szeged, Hungaria, dan telah memasuki tahap uji coba produksi.

Rencana ekspansi tersebut diungkapkan Alfredo Altavilla, mantan eksekutif Fiat Chrysler yang kini menjabat sebagai penasihat operasional BYD di Eropa.

Baca Juga: Kang Akur dorong talenta futsal Subang tembus nasional hingga internasional, ini pesannya

Altavilla mengatakan BYD berencana memiliki tiga pabrik perakitan kendaraan serta satu fasilitas khusus untuk merakit baterai EV.

“Dalam jangka panjang, kami akan membutuhkan 3 pabrik perakitan dan 1 pabrik baterai. Tentu saja, hal ini tidak bisa terwujud dalam sekejap mata,” kata Altavilla, dikutip dari Reuters, Senin, 28 September 2026.

“Namun, sangat jelas bahwa untuk mencapai target volume penjualan yang kami tetapkan, sekaligus mematuhi regulasi ketat di Eropa, itulah fasilitas yang wajib kami miliki,” tambahnya.

Perkembangan pabrik baterai di Indonesia, penelitian terhadap teknologi Na-ion solid-state, hingga rencana BYD membangun fasilitas baterainya sendiri menunjukkan industri baterai kendaraan listrik terus berkembang.

Baca Juga: Belum terima bantuan PKH tahap 3 di September 2026? Begini cara usulkan diri di cek bansos

Namun, perkembangan tersebut belum secara otomatis memastikan harga mobil listrik di pasar akan langsung turun.

Harga kendaraan listrik tetap berkaitan dengan berbagai faktor dalam rantai produksi dan teknologi yang digunakan.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yaya Suryana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Kecilkan dapur MBG, perluas kesempatan usaha untuk rakyat

Minggu, 13 September 2026 | 21:18 WIB
X