Dana yang terhimpun disalurkan melalui berbagai program unggulan seperti Subang Cageur di bidang kesehatan, Subang Pinter di bidang pendidikan, Subang Bageur di bidang kemanusiaan dan sosial, Subang Singer di bidang pemberdayaan ekonomi, serta Subang Bener di bidang keagamaan.
Baca Juga: Sempat hilang kontak, oknum kiai cabul Ponpes Pati dikabarkan berhasil diringkus di Wonogiri
Pada program Subang Bageur, penyaluran bantuan mencapai Rp1.114.650.000 yang meliputi bantuan bencana alam, rumah tidak layak huni, ibnu sabil, hingga bantuan ekonomi.
Sementara Subang Pinter mencatat penyaluran untuk bantuan pendidikan siswa, sarjana, hingga magister.
Subang Singer juga dijalankan melalui berbagai kegiatan seperti sosialisasi ZIS, pengukuhan UPZ, literasi zakat, hingga pelatihan keterampilan masyarakat, termasuk rencana pelatihan bahasa Mandarin dan Juru Sembelih Halal (Juleha).
Raih opini WTP atas laporan keuangan
Dalam kesempatan tersebut, BAZNAS Subang juga mengumumkan keberhasilan meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas laporan keuangan sebagai bentuk penguatan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana umat.
Baca Juga: Terungkap peran 3 tersangka di kasus 2 PRT terjatuh dari lantai 4 kos Benhil
“Opini WTP ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menjaga integritas dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ujar Ahmad Sukandar.
Ia menegaskan ke depan BAZNAS Subang akan terus memperkuat inovasi program pemberdayaan serta menjadikan zakat sebagai instrumen pengentasan kemiskinan yang lebih efektif dan berkelanjutan.***
Artikel Terkait
BAZNAS harus jadi pilar kesejahteraan umat: Subang mulai seleksi pemimpin baru periode 2025–2030
Baznas Subang dilantik, Kang Rey tekankan transparansi dan target pengumpulan zakat naik 3 kali lipat
BAZNAS Subang ingatkan ZIS harus disalurkan lewat lembaga resmi, masyarakat diimbau pahami aturannya
Zakat jadi instrumen keadilan sosial, BAZNAS Subang dorong perluasan manfaat di luar ASN
BAZNAS ungkap zakat penghasilan 14 ribu ASN Subang bisa tembus Rp17 miliar per tahun
Kisah Riris dan Ismawati di Subang, tinggal di gubuk 2x2 meter dan mandi pakai air sawah
BAZNAS Subang perketat standar penyembelihan halal, 35 juru sembelih dari 30 kecamatan ikut pelatihan