Produk ini dikenal sebagai salah satu identitas budaya lokal yang terus dikembangkan melalui inovasi bahan dan desain.
Songket sieup yang menggunakan serat daun nanas sebagai bahan baku menunjukkan perpaduan antara tradisi dan inovasi modern.
Baca Juga: TASPEN gerak cepat serahkan santunan Rp283 juta untuk guru korban kecelakaan KRL Bekasi Timur
Hal ini menjadi langkah strategis dalam menjaga warisan budaya sekaligus meningkatkan nilai jual produk.
Keikutsertaan Dekranasda Subang dalam pameran ini juga menjadi upaya memperkenalkan kekayaan lokal kepada masyarakat luas, sekaligus membuka peluang pasar yang lebih besar bagi pelaku UMKM.
Dorong UMKM naik kelas dan go internasional
Ajang pameran ini tidak hanya menjadi sarana promosi, tetapi juga wadah kolaborasi antar daerah dalam mengembangkan produk kerajinan berbasis potensi lokal.
Ega Anjani Reynaldy menekankan pentingnya peningkatan kualitas produk serta perluasan jejaring bagi para pelaku usaha agar mampu bersaing di pasar global.
Baca Juga: Solidaritas busui mengalir, tawarkan donor ASIP untuk bayi korban kecelakaan KRL Bekasi Timur
Ia juga mendorong adanya sinergi antara pengrajin dan pemangku kepentingan dalam membangun ekosistem industri kerajinan yang berkelanjutan di Subang.
Melalui partisipasi ini, diharapkan produk-produk unggulan seperti serat nanas dan songket sieup semakin dikenal luas dan mampu menjadi kebanggaan daerah di tingkat nasional maupun internasional.***
Artikel Terkait
Ega Anjani Reynaldy tegaskan Posyandu Subang siap bertransformasi, tak lagi hanya urus kesehatan
Ketua Dekranasda Subang dorong inovasi digital dan kolaborasi pelaku kreatif: Bukan ancaman, tapi peluang besar
Dekranasda Subang dorong serat daun nanas jadi identitas baru UMKM lokal
Ega Anjani: Dongeng adalah pondasi golden age anak Subang, bukan sekadar hiburan
Bayi ditemukan terbungkus plastik di persawahan, Ketua TP PKK Subang desak penguatan edukasi dan perlindungan anak
Subang raih juara II PKK desa terbaik Jabar di Hari Ibu ke-97, bukti perempuan desa makin berdaya
Dukung kualitas belajar, ratusan siswa di Subang terima kacamata gratis dari PKK